Makassar (ANTARA) - Calon presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi gerak cepat Polri yang menangkap pelaku pengancaman penembakan terhadap dirinya melalui percakapan pesan di media sosial.

"Saya apresiasi kepada Pak Listyo Sigit, Pak Kapolri, yang bertindak cepat, bertindak tuntas, sehingga kebebasan berbicara terjaga," kata Anies di sela-sela kampanyenya di Lapangan Bola, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu.

Dengan penangkapan pelaku pengancaman tersebut, Anies berharap dapat memberikan pelajaran kepada siapa saja yang melakukan hal serupa.

Baca juga: Polda Jatim: Motif pengancam Anies karena spontanitas

Meskipun kebebasan berpendapat dan berekspresi dilindungi oleh undang-undang, namun Anies menilai bila itu disalahgunakan, maka tentu akan merugikan orang lain.

"Karena kebebasan berekspresi, kebebasan berbicara, itu dijaga. Salah satunya dengan jangan membiarkan orang-orang yang merusak kebebasan dengan cara mengancam keselamatan itu dibiarkan. Nggak​​​​​​​ boleh dibiarkan. Dengan cara begitu, maka kebebasan akan terjaga," ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.
​​​​​​​
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah masa kampanye, ada masa tenang pada 11-13 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 berlangsung serentak pada 14 Februari 2024.

Baca juga: Polri tangkap pemilik akun pengancam Anies
Baca juga: Pelaku pengancam Anies di Kaltim menyerahkan diri ke polisi
Baca juga: Anies: Silahkan utarakan pendapat tapi jangan ancam keselamatan orang

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2024