Denpasar (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh memberi tanggapan soal penampilan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung yaitu Anies-Imin dalam empat debat pilpres yang sudah berlangsung.

“Saya pikir semua berjalan baik lah, pasti ada kekurangan. Di kanan kiri semua menunjukkan dan berupaya menunjukkan kemampuannya, kehebatannya dan itu hal yang sah-sah saja,” kata dia usai memberi arahan ke DPW Partai NasDem Bali di Denpasar, Selasa.

Melihat banyak perbedaan pernyataan antara Anies Baswedan dengan dua calon presiden lain, juga Muhaimin Iskandar dengan dua calon wakil presiden lainnya menurut Surya Paloh merupakan hal wajar.

Pengusaha media tersebut menilai kesempatan yang diberikan KPU RI tersebut memang untuk memperdebatkan sesuatu, jika seirama maka tak pantas disebut debat.

“Ada perbedaan, ada keinginan untuk membedakan satu sama lain itulah esensinya debat,” ujarnya.

Hingga saat ini para calon presiden sudah dua kali bertemu dalam debat dengan topik utama hukum dan HAM serta debat berikutnya pertahanan dan keamanan, sementara untuk cawapres pertemuan pertama mereka mendebatkan isu ekonomi dan keuangan serta debat berikutnya yang belum lama soal pembangunan berkelanjutan dan SDA.

Ketika disinggung soal sikap cawapres Gibran Rakabuming selama debat hingga mendapat banyak komentar publik, Surya Paloh tak ingin ikut menilai.

“Saya pikir saya persilahkan masyarakat yang menilainya, terlalu subjektif saya untuk menilai itu. Saya bilang apapun itu pasti unsur subjektifitasnya akan menonjol, masyarakat kita sudah punya kemampuan,” kata dia berhati-hati.

Dalam pidatonya, politisi kelahiran Aceh ini mengakui bahwa tidak sedikit juga yang meragukan calonnya, namun ia tegas bahwa komitmen nasionalisme kebangsaan NasDem tak akan terganggu atas keraguan-keraguan itu.

Sejak awal kata dia, Anies Baswedan telah dipercaya sebagai sosok terbaik sebagai pilihan untuk menjadi presiden Pemilu 2024.

“Kita berjuang seluruhnya sepenuh hati untuk membuktikan bahwa komitmen kebangsaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai pluralisme tidak berhenti pada ucapan-ucapan lip service semata, buktikan itu laksanakan itu dan Partai NasDem melaksanakan itu,” kata Surya Paloh.

Selain merasa tak punya hak berkomentar atas pasangan calon lain dalam debat, Ketum DPP Partai NasDem ini juga turut menggaungkan pentingnya persatuan dengan menghargai pilihan setiap orang.

“Itu lah saya selalu mengingatkan di mana saja tidak ada artinya pemilu kalau pemilu berimbas dan berujung pada perpecahan. Bagi kami lebih penting persatuan bangsa ini daripada pemilu,” ujarnya kepada media.

Baca juga: Sekjen Nasdem: Video percakapan Anies dan Surya Paloh itu hoaks

Baca juga: Surya Paloh yakini NasDem di Bali dapat satu kursi DPR RI

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2024