Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak stabil pada Jumat sore seiring dengan respon pelaku pasar uang mengenai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate).

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan di pasar antarbank di Jakarta pada Jumat sore tidak bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp10.920 per dolar AS.

"Fluktuasi rupiah cenderung stabil terhadap dolar AS. Tampaknya pelaku pasar merespon positif langkah BI yang memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 50 bps menjadi tujuh persen," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.

Ia mengemukakan bahwa BI juga menaikkan suku bunga "Lending Facility" (LF) sebesar 25 bps menjadi tujuh persen, dan suku bunga "Deposit Facility" (DF) sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.

Selain itu, lanjut dia, juga terdapat kebijakan pengelolaan likuiditas valas, lelang term deposit, pembelian SBN di pasar sekunder, lelang Sertifikat Deposito BI (SDBI).

Pengamat pasar uang PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong menambahkan keputusan Bank Indonesia menaikan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Kamis (29/8) merupakan hal yang tepat dan dibutuhkan untuk dapat mencegah keterpurukan rupiah.

Namun, kata dia, pemerintah juga diharapkan menjaga inflasi agar tidak terlalu tinggi. Jika inflasi bisa lebih rendah maka tekanan rupiah juga akan berkurang.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Jumat ini, tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp10.924 dibanding sebelumnya di posisi Rp10.936 per dolar AS.
(KR-ZMF/A026)

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013