Paris (ANTARA News) - Ketua Partai Hijau Prancis, Sabtu (14/9), mengancam akan menarik dukungan untuk pemerintah sosialis kecuali Presiden Francois Hollande membuat komitmen jelas untuk melindungi lingkungan hidup.

Partai itu memiliki dua menteri di kabinet, yaitu di Kementerian Perumahan dan Kementerian Pembangunan.

Sekalipun pemerintah tidak bergantung pada dukungan Partai Hijau untuk meloloskan suatu undang-undang, kehilangan Partai Hijau akan menyebabkan sedikit ruang untuk perbedaan pendapat di antara kaum sosialis dan sekutu sayap kiri mereka guna meloloskan suatu hukum.

Dari 577 kursi di majelis rendah parlemen, kelompok sosialis dan sekutunya memiliki 292 kursi, sedangkan Partai Hijau memiliki 18 kursi.

Reuters melaporkan Partai Hijau telah menuduh pemerintah lamban pada kebijakan lingkungan setelah Menteri Lingkungan Philippe Martin menunda rencana Prancis untuk melakukan transisi ke sumber energi yang minim sampah karbon sampai tahun depan.

Partai itu juga mengatakan mungkin tidak akan mendukung rencana anggaran 2014 di parlemen akhir tahun ini, setelah pemerintah memberikan sinyal yang tidak jelas mengenai keringanan pajak untuk bahan bakar diesel.

Ketua Partai Hijau Pascal Durand telah memberi waktu Hollande sampai konferensi lingkungan pada hari Jumat untuk membuat komitmen kuat tentang transisi energi Perancis.

"Apakah pemerintah ini mau, ya atau tidak, Partai Hijau berada di pihaknya?" katanya pada pertemuan partai itu.

"Jawabannya ada di tangan mereka."

Mantan menteri lingkungan, tokoh sosialis Delphine Batho, dipecat pada Juli, setelah dia mengkritik rencana pemerintah untuk memotong anggaran departemennya sebesar 7 persen tahun depan.

Partai Hijau sepakat saat itu guna bertahan di kabinet, tapi mengatakan mereka akan meneliti kebijakan lingkungan pemerintah yang masuk dalam anggaran 2014 , yang akan disajikan pada 25 September mendatang.

Anggota Partai itu marah pada Rabu ketika Martin mengindikasikan jika keringanan pajak untuk bahan bakar diesel tidak akan dicabut, dan kemudian mengatakan telah terjadi salah paham. Pemerintah sejak saat itu mengatakan jika belum ada keputusan yang diambil.

Diesel banyak digunakan dalam kendaraan penumpang Prancis, tapi Partai Hijau menilai polusi dari bahan bakar menyebabkan ribuan kematian.



Penerjemah: GNC Aryani

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2013