Zaman begini mana bisa curang?
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak semua pihak bersama-sama ikut menjaga masa tenang Pemilu 2024 pada 11-13 Februari 2024 supaya berlangsung dengan baik.

"Saya kira mari hari tenang ini kita jaga betul agar pemilu kita ini berlangsung dengan baik," kata Zulkifli yang juga menteri perdagangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Zulkifli mengatakan hal itu untuk menyikapi narasi dugaan kecurangan pemilu yang belakangan muncul di ruang-ruang publik melalui media sosial dan sebagainya.

Dia mengatakan semua pasangan calon presiden dan wakil presiden beserta partai-partai politik dan calon legislatif sudah menyampaikan visi dan misi mereka selama tahapan kampanye sesuai waktu yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dia pun mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan isu-isu yang dapat membuat resah.

Baca juga: Bawaslu imbau warga tak ciptakan konflik jelang pemungutan suara

"Saya kira seluruh rakyat Indonesia sudah punya pilihan dan keputusan kan? Kita tunggu saja. Jangan menyebarkan isu macam-macam, curanglah, ini begitulah, ini begitulah, kan jadi membuat orang resah," kata Zulkifli.

Terkait film dokumenter "Dirty Vote" yang menarasikan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024, Zulkifli mengaku belum menyaksikan film tersebut karena dia sedang sibuk mengurus kebutuhan caleg partai terkait saksi-saksi yang diperlukan saat hari pemungutan suara, 14 Februari 2024.

Sementara itu, terkait narasi dugaan kecurangan Pemilu 2024, Zulkifli menekankan bahwa di era teknologi saat ini kecurangan tidak mungkin terjadi.

"Zaman begini mana bisa curang? Masa zaman begini masih bisa curang itu, bagaimana? Memang masih ada yang rahasia? Yang mau (curang) juga saya kira nggak akan dapat. Semua terbuka, rapat yang paling rahasia pun juga nggak ada rahasia. Terus kalau curang itu bagaimana caranya?" tanya Zulkifli.

Baca juga: Bey Machmudin tegaskan tetap netral meski disebut "orang dekat" Istana
Baca juga: Bawaslu soal film Dirty Vote: Silakan kritik, kami bekerja sesuai UU


Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga, Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2024