Berdasarkan pantauan data pada Kamis pukul 12.00 WIB, total penjualan tiket pada periode H-10 sampai dengan H-3 sebanyak 210.944 tiket atau 24 persen dari total tiket yang sudah bisa dipesan sebanyak 888.583 tiket
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat sebanyak 210.944 tiket kereta api (KA) telah terjual untuk masa angkutan Lebaran 2024 periode H-10 sampai dengan H-3.

"Berdasarkan pantauan data pada Kamis pukul 12.00 WIB, total penjualan tiket pada periode H-10 sampai dengan H-3 sebanyak 210.944 tiket atau 24 persen dari total tiket yang sudah bisa dipesan sebanyak 888.583 tiket," kata Vice President Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Joni mengatakan dominasi pemesanan pada periode tersebut ialah tiket KA dari arah barat (Jawa Barat dan Jakarta) menuju ke arah timur (Jawa Tengah dan Jawa Timur).

"Sejumlah perjalanan KA okupansinya telah mencapai 100 persen untuk keberangkatan dari barat ke timur pada hari-hari tertentu menjelang hari H Lebaran seperti pada KA Argo Bromo Anggrek, Argo Wilis, Taksaka, Brantas, dan lainnya," ungkap Joni.

Ia mengatakan sejauh ini rute favorit masyarakat pada periode angkutan Lebaran, yakni Jakarta-Surabaya, Jakarta-Solo, Bandung-Blitar, Jakarta-Purwokerto, Jakarta-Malang, dan relasi lainnya.

Lebih lanjut, kata Joni, jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur connecting train pada aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

Sementara untuk mengakomodasi lonjakan permintaan masyarakat akan layanan KA pada periode angkutan Lebaran 2024, KAI akan menambah perjalanan KA seperti yang selalu dilakukan saat periode peak season.

"Untuk detil perjalanan KA tambahan tersebut, akan kami informasikan pada kesempatan lebih lanjut," ucap Joni,

Sedangkan untuk tarif tiket KA di periode angkutan Lebaran, ia mengatakan tetap mengacu pada ketentuan tarif batas bawah (TBB)-tarif batas atas (TBA) untuk KA yang termasuk dalam KA komersial.

Adapun, harga tiket untuk KA public service obligation (PSO) atau yang mendapat subsidi, tarifnya selalu tetap sesuai dengan tarif yang telah ditentukan oleh pemerintah.

"KAI berkomitmen melayani pelanggan sebaik mungkin pada masa angkutan Lebaran melalui perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman," ujar Joni.

Baca juga: KAI buka tiket Lebaran 2024 mulai 15 Februari

Baca juga: KAI terapkan sistem antre pembelian tiket secara daring untuk Lebaran


 

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2024