Yang terpenting adalah bagaimana kami mengawal warisan dan sejarah Asia in, karena Asia merupakan negara atau wilayah yang memiliki penduduk terbesar
Jakarta (ANTARA) -
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menyampaikan parlemen-parlemen di Asia yang tergabung dalam Majelis Parlemen Asia (Asian Parliamentary Assembly/APA) berkomitmen penuh menjaga warisan budaya dan sejarah di kawasan Asia.
 
"Yang terpenting adalah bagaimana kami mengawal warisan dan sejarah Asia in, karena Asia merupakan negara atau wilayah yang memiliki penduduk terbesar, bahkan lebih dari 50 persen dari penduduk dunia," ujar Putu dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
 
Lalu secara sejarah, kata dia melanjutkan peradaban Asia yang begitu panjang pun sudah sepatutnya dikawal dengan baik, terutama oleh APA agar sejarah itu tetap diketahui oleh generasi penerus.
 
Putu mengatakan komitmen APA dalam mengawal warisan budaya dan sejarah tersebut dikemukakan pada forum Standing Committee on Social and Cultural Affairs dalam Sidang Pleno Ke-14 APA di Baku, Azerbaijan, Jumat (23/2).

Baca juga: BKSAP: Hubungan RI-Uzbekistan lebih dari sekadar ekonomi-perdagangan
 
Sebelumnya, Putu pun menyampaikan komitmen lain dari APA dalam Sidang Ke-14 itu. Salah satunya adalah parlemen-parlemen di Asia berkomitmen akan hadir secara lebih konkret dalam mendorong isu-isu yang menyangkut permasalahan lingkungan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
 
"Isu ini menjadi isu yang sangat penting juga dalam forum politik tingkat tinggi untuk akselerasi tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. Isu ini juga terus menjadi komitmen beragam pihak agar agenda 2030 (agenda mencapai pembangunan berkelanjutan) segera dapat terimplementasi," ujar Putu.
 
Terkait dengan hal tersebut, APA lalu berharap penduduk Asia dapat pula berperan aktif dan berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan yang yang berkelanjutan.
 
Ke depan, Putu berharap komitmen APA dalam memberikan sumbangsih yang signifikan dalam upaya mencapai pembangunan berkelanjutan itu terus ditingkatkan.
 
"Kami berharap ke depan kita (APA) mampu memberikan sumbangsih yang signifikan dalam pengawalan, khususnya dalam bidang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan ataupun dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan guna menangkal perubahan iklim dan isu-isu yang berhubungan dengan ketahanan energi maupun ketahanan air," ucap dia.

Baca juga: Parlemen Indonesia kembali serukan dukungan bagi kemerdekaan Palestina
Baca juga: BKSAP DPR: EVP penting untuk jaga transparansi demokrasi Indonesia

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024