Tokyo (ANTARA News) - Menteri luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menyatakan tak akan percaya  dengan janji keterbukaan Iran soal program nuklirnya.

"Saya yakinkan (Perdana Menteri Benjamin) Netanyahu dan rakyat Israel bahwa kami tidak mendasarkan tindakan berdasarkan rasa percaya. Ini semua akan didasarkan pada serangkaian tindakan yang membuat kami yakin tentang hal yang sedang terjadi," kata Kerry di Tokyo seperti dikutip AFP.

Kerry yang berada di Tokyo untuk melakukan pembicaraan mengenai aliansi keamanan AS-Jepang, berbicara setelah Netanyahu mengatakan kepada KTT PBB bahwa Israel  siap menghentikan Iran membuat bom atom.

Perunding barat akan melaksanakan perbincangan baru dengan perwakilan Iran di Jenewa.
 
Sanksi internasional terhadap hal yang disebut pihak Barat sebagai program senjata nuklir telah berdampak buruk terhadap perekonomian  Iran.

Kerry pada Kamis menyakinkan Israel bahwa tidak ada pejabat AS yang "terbeli" dengan sikap melunak dari pemimpin baru Iran.

"Kami akan sangat berhati-hati dalam hal ini. Kami berharap hal ini dapat berjalan lancar sehingga dunia akan menjadi lebih baik, Timur Tengah akan menjadi lebih baik, Iran akan lebih baik, Israel akan lebih baik, jika ada cara untuk mencapai kepastian penghapusan program senjata nuklir Iran, katanya.



Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2013