Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dampak cuaca panas yang melanda sebagian wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan Endah Paramita, Jumat, mengatakan, sebagian wilayah di Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan diprakirakan dilanda cuaca panas yang suhunya bisa mencapai di atas rata-rata 34-35 derajat Celsius, meski sesekali masih diguyur hujan.

Atas kondisi itu kepada masyarakat diimbau agar mengurangi kegiatan di luar ruangan karena cuaca panas dan memperbanyak konsumsi air putih dan buah untuk menghindari dehidrasi.

Ia mengatakan rata-rata cuaca di Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan pada pagi hari cerah, demikian juga pada siang dan sore hari juga cerah dan berpotensi hujan ringan hingga sedang.

Baca juga: BBMKG: Kota Medan dilanda cuaca panas 36,2 derajat celcius
Baca juga: BBMKG sebut cuaca panas cukup menyengat mulai terjadi di Medan


Hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Nias, Nias Barat, Gunung Sitoli, Mandailing Natal dan sekitarnya

Malam hari berawan dan berpotensi hujan ringan di Tapanuli Tengah, Sibolga, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Dairi, Humbahas, Padang Lawas, Asahan, Simalungun, Pematang Siantar, Karo, Deli Serdang, Langkat, Binjai, Nias, Gunung Sitoli, Labuhanbatu dan sekitarnya.

Kelembaban udara rata-rata 65 – 95 persen dan angin berhembus dari Barat Laut - Timur dengan kecepatan 10 – 30 km per jam.

Sementara berdasarkan pantauan sensor modis berupa Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20, terpantau empat titik panas atau hotspot di Sumatera Utara yakni satu titik di Labuhanbatu Utara, satu titik Pakpak Bharat, satu titik di Toba dan satu titik di Labuhanbatu.

Baca juga: Waspada karhutla, BMKG: Dua titik panas terpantau di Sumatera Utara
Baca juga: BMKG: Sebagian wilayah Aceh mulai memasuki musim kemarau
Baca juga: Pemprov NTT bangun 19 sumur bor antisipasi kemarau panjang

Pewarta: Juraidi
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2024