"Saya memanggil Beliau (LaNyalla) ini Abah. Saya salut sama Abah. Semua senator yang baru-baru dari berbagai daerah langsung dirangkul, diapresiasi dan diberi arahan tentang tugas, pokok dan fungsi DPD RI. Luar biasa sekali,"
Surabaya (ANTARA) - Senator terpilih asal Jawa Timur Lia Istifhama (Ning Lia) mengapresiasi langkah Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang memberikan ruang dialog kepada senator-senator baru yang terpilih pada Pemilu 14 Mei 2024.

"Saya memanggil Beliau (LaNyalla) ini Abah. Saya salut sama Abah. Semua senator yang baru-baru dari berbagai daerah langsung dirangkul, diapresiasi dan diberi arahan tentang tugas, pokok dan fungsi DPD RI. Luar biasa sekali," kata Lia, di Surabaya, Rabu.

Tak hanya merangkul, kata dia, mengapresiasi dan memberi pengarahan serta mempersilahkan untuk memberi masukan kinerja DPD RI ke depan.

"Kami dipersilakan memberikan masukan tentang apa dan bagaimana DPD RI ini ke depannya. Terutama agenda-agenda penting untuk kemajuan daerah dan agenda nasional. Pokoknya Abah ini keren sekali," katanya.

Sebagai pendatang baru, Lia mengaku begitu bersemangat untuk dapat berkontribusi bersama LaNyalla membangun Indonesia dan Jawa Timur.

"Tentu saya berharap kiprah saya nanti dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Jawa Timur dan juga bangsa ini. Saya harap Abah tetap dapat membimbing kami sebagai Senator baru ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyambut baik ajakan Lia dan sependapat untuk mengerahkan tenaga dan fikirannya membangun bangsa, termasuk Jawa Timur.

Senator asal Jawa Timur tersebut, juga mengapresiasi komposisi DPD RI saat ini, di mana 30 persen lebih saat ini diisi oleh perempuan.

"Kami patut apresiasi, karena saat ini keterwakilan perempuan di DPD RI lebih dari 30 persen. Tentu kami berharap srikandi senator ini dapat memberi warna tersendiri," ujar LaNyalla.

"Saya ucapkan selamat datang di DPD RI kepada Lia dan rekan-rekan lainnya. Mari samakan persepsi agar dapat meluruskan arah perjalanan bangsa sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa," tambahnya.

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024