Kami akan minta pengendara yang datang belakangan untuk memarkir kendaraan di Jalan Benyamin Sueb dan Kemayoran
Jakarta (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Utara melakukan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional (mengacu kepada kondisi kepadatan) di kawasan Ancol yang menjadi tujuan wisata favorit saat libur Idul Fitri.

"Pengamanan yang kami lakukan sifatnya situasional tergantung kepadatan pengunjung ke kawasan Ancol tersebut," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakut Komisaris Polisi Edy Purwanto di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan di Jakarta Utara ini ada dua destinasi wisata yakni di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) di Kecamatan Penjaringan dan Ancol di Kecamatan Pademangan.

Untuk PIK yang menjadi destinasi wisata di PIK 2 sementara untuk Polres Metro Jakut kawasannya di PIK 1 sehingga hanya jalur perlintasan saja.

Sementara untuk kawasan Ancol memang diprediksi padat karena pada libur tahun lalu jumlah pengunjung juga padat.

Kompol Edy mengatakan ada tiga indikator yang akan digunakan yakni indikator hijau, kuning, dan merah.

Untuk indikator hijau, katanya semua dianggap normal dan arus lalu lintas berjalan aman dan lancar.

Kemudian untuk indikator kuning ditandai kawasan Ancol tidak lagi muat menampung parkir kendaraan dan terjadi antrean di pintu masuk Ancol dengan radius 500 meter.

"Kami akan minta pengendara yang datang belakangan untuk memarkir kendaraan di Jalan Benyamin Sueb dan Kemayoran," kata dia.

Selanjutnya indikator merah ditandai dengan antrean masuk ke kawasan Ancol sepanjang satu kilometer dan arus lalu lintas tidak bergerak atau stagnan.

Pihaknya akan lakukan pengalihan di ring terluar seperti dari arah selatan disekat di Mangga Dua Raya, dari arah timur dilakukan penyekatan di Jalan Kali Baru sekitaran Jakarta International Stadium (JIS).

"Untuk arus dari barat dilakukan penyekatan di Jalan Parang Tritis dan juga dilakukan penyekatan di Jalan Benyamin Sueb agar arus lalu lintas dapat terurai," kata dia

Sebelumnya Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk menargetkan 800 ribu orang berwisata di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada libur Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Target pengunjung pekan Lebaran tahun ini harapannya bisa mencapai 800 ribu dalam periode 10-21 April 2024," kata Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Ariyadi Eko Nugroho di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, target ini lebih besar 10 persen dibandingkan pekan libur Lebaran  tahun lalu yang berkisar di angka 700 ribu orang.

"Kami sudah menyiapkan berbagai atraksi yang akan menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke Ancol," kata dia.
Baca juga: 8.906 napi di Jakarta dapat remisi khusus Idul Fitri 
Baca juga: Warga padati TPU Karet Bivak di hari pertama Lebaran 2024
Baca juga: 162 warga binaan Lapas Wanita Kelas IIA Jakarta dapat remisi Lebaran


 

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024