Jakarta (ANTARA News) - Hasil survei perusahaan risetglobal Kadence International menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Indonesia menabung hanya delapan persen dari pendapatannya per bulan.

Delapan persen itu yakni Rp355 ribu dari rata-ratapendapatan per bulan sebesar Rp4,7 juta dengan pengeluaran mencapaiRp4,3 juta.

“Rata-rata mereka hanya bisa saving money sebesar delapanpersen dari penghasilan mereka,” kata Managing Director Kadence Indonesia,Vivek Thomas, di Jakarta, Rabu.

Dalam riset itu pihaknya mengkategorikan segmen masyarakat berdasarkanpola konsumsinya ke dalam empat segmen yakni Deep Pocket, Pragmatic, On Edgedan Broke.

Deep Pocket merupakan kelompok yangmenabung lebih dari Rp2 juta per bulan dari penghasilannya. Pragmatic merupakankelompok yang menabung sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan. Sementara OnEdge adalah kelompok yang menabung nol hingga Rp1 juta per bulan, sedangkan Brokeyakni kelompok yang pengeluarannya lebih besar dari pendapatan sehinggamengalami defisit rata-rata sebesar 35 persen.

“Terbesar kelompok On Edge dengan persentase 33 persen, yangkedua Broke dengan 28 persen. Kelompok Broke ini yang kita sebut dengan besarpasak daripada tiang,” katanya.

Sementara segmen Deep Pocket di posisi ketiga sebesar 21persen dan Pragmatic sebesar 17 persen.

Yang cukup mencengangkan adalah bahwa segmen Broke ternyatamemiliki tingkat rata-rata penghasilan lebih besar dari segmen On Edge.

Rata-rata penghasilan Broke mencapai Rp4,3 juta dengan rata-rata pengeluaranRp5,8 juta. Sementara On Edge, rata-rata penghasilannya Rp3,9 juta denganrata-rata pengeluaran Rp3,5 juta.

“Segmen Broke bukan berarti miskin atau tidak mampu. Justrumereka penghasilannya lebih besar dari kelas On Edge, tapi karena mereka selaluingin memenuhi kebutuhan upperclass seperti banyak cicilan, kebutuhan berlibur,perawatan rumah, pakaian, arisan, sehingga mereka tidak bisa menabung,”katanya.

Hasil riset bertajuk Share of Wallet ini dilakukan pada Juli– Oktober 2013 dengan melibatkan tiga ribu orang responden yang memilikirentang usia 19 – 50 tahun, dengan status bekerja maupun tidak bekerja darikelompok masyarakat kelas bawah hingga kelas atas.

Survei dilakukan di daerah perkotaan yakni wilayahJabodetabek, Surabaya, Medan, Balikpapan dan Makassar. Selain itu juga di daerahpedesaan di wilayah Sumatera Utara, Jawa Tengah dan Kalimantan Barat.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.