Universitas Jayabaya akan meminta masukan dari unit-unit terkait untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan
Jakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Jayabaya Jakarta Periode 2024-2029 Fauzie Yusuf Hasibun ingin meningkatkan kurikulum pendidikan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan.
 
“Kurikulum ini akan dikaitkan dengan berbagai macam masukan-masukan sebagaimana prosedur tetap (protap) pembuatan kurikulum,” kata Fauzie kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
 
Fauzie menuturkan kurikulum ini untuk mencetak mahasiswa-mahasiswa andal dan memiliki kompetensi mumpuni di bidangnya masing-masing sehingga bisa memenuhi kualifikasi keahlian yang diminta oleh industri atau dunia kerja.
 
Universitas Jayabaya akan meminta masukan dari unit-unit terkait untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan.
 
Ia menyampaikan harus meningkatkan keahlian mahasiswa di bidangnya masing-masing karena tantangan dan persaingan sekarang kian berat, termasuk hadirnya teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence).
 
“Semua program yang kita lakukan itu harus dikaitkan dengan sistem digitalisasi. Tanpa itu kita akan mengalami kesulitan,” ujarnya.
 
Fauzie juga menyampaikan tekadnya untuk meningkatkan status fakultas-fakultas yang belum mendapat akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). ‎Saat ini, beberapa fakultas untuk S1 dan S3 sudah meraih akreditasi unggul.
 
‎“Kami akan bekerja keras mempersiapkan semua unsur yang diperlukan sehingga proses akreditasi memenuhi syarat unggul,” ujarnya.
 
Selain itu, Fauzie ‎juga berniat menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, di antaranya Malaysia, Thailand, dan China guna meningkatkan mutu pendidikan dan lulusan UJ agar bisa bersaing hingga kancah internasional.
 
“Kerja sama universitas dengan universitas bisa menjadi arti dan dukungan kepada kita sehingga standar unggul itu bisa kita capai,” ucapnya.
 
Lebih jauh Ketua Umum (Ketum) Yayasan Jayabaya Moestar Putrajaya‎ menyampaikan rektor baru ini merupakan hasil seleksi yang ketat melibatkan semua pihak di Universitas Jayabaya.
 
“Kami yakin keahlian, dedikasi, dan waktu beliau akan membawa universitas kita ke puncak prestasi yang lebih baik lagi ke depannya sesuai dengan harapan kita bersama,” kata Moestar.
Baca juga: Iluni Universitas Jayabaya luncurkan buku kisah inspiratif
Baca juga: Sekjen MPR raih gelar doktor dari Universitas Jayabaya
Baca juga: Pakar: Pemetaan komprehensif perlu dibuat agar kesejahteraan guru naik

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024