Kirkuk, Irak (ANTARA News) - Dua serangan bom di satu pasar Irak dan yang lainnya pada lokasi makam ketika orang memakamkan para korban ledakan pertama menewaskan 11 orang, Jumat, kata polisi dan seorang dokter.

Dua ledakan pertama yang ditujukan pada pasar hewan di Tuz Khurmatu, 175km utara Baghdad menewaskan delapan orang dan mencederai 25 orang lainnya.

Ketika orang berkumpul di satu lokasi makam untuk menguburkan para korban ledakan-ledakan di pasar itu, satu bom meledak, menewaskan tiga orang dan mencederai dua orang lainnya.

Para anggota kelompok garis keras di Irak sering menyerang tempat-tempat di mana orang-orang berkumpul, dalam usaha untuk menimbulkan korban sebanyak mungkin.

Sejumlah acara pemakaman juga telah diserang tahun ini.

Serangan-serangan Jumat itu terjadi sehari setelah tiga pembom bunuh diri menargetkan para peziarah Syiah di Baghdad dan selatan ibu kota itu menewaskan setidaknya 36 orang, sementara para penyerang menembak mati satu keluarga lima orang di barat ibu kota itu.

Mohanad Mohammed, seorang wartawan yang bekerja untuk media asing dan Irak, termasuk di antara mereka yang tewas dalam salah satu dari serangan-serangan bom bunuh diri itu.

Ia adalah wartawan ketujuh yang tewas di Irak kurang dari tiga bulan.

Aksi kekerasan meningkat tahun ini pada tingkat yang tidak pernah terjadi sebelumnya sejak tahun 2008, ketika Irak dilanda konflik sektarian yang kejam.

Lebih banyak orang yang tewas dalam delapan hari pertama bulan ini ketimbang dalam seluruh Desember tahun lalu.

Dan lebih dari 6.600 orang tewas sejak awal tahun 2013, kata data PBB mengutip sumber-sumber keamanan dan medis, demikian AFP.

(H-RN)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013