Tokyo (ANTARA News) - Kurs dolar menguat terhadap yen di Asia pada Selasa, karena sentimen investor didukung oleh rekor baru penutupan di Wall Street dan melonjaknya saham-saham di Tokyo.

Greenback dibeli 104,34 yen pada perdagangan sore di Tokyo dari 104,11 yen di New York pada Senin sore.

Euro diambil 142,72 yen dari 142,58 yen sementara dibeli 1,3678 dolar dibandingkan 1,3695 dolar.

Saham-saham melonjak setelah Dow dan S&P 500 ditutup di tertinggi sepanjang waktu di New York dalam menanggapi serangkaian data konsumen positif yang menunjukkan ekonomi AS semakin kembali ke jalurnya.

Kenaikkan dipicu saham Jepang yang reli, karena peningkatan sentimen membantu mengangkat dolar dalam perdagangan tipis menjelang musim liburan Natal.

Yen biasanya naik pada saat ketidakpastian ekonomi karena dianggap sebagai "safe haven" tetapi investor cenderung meninggalkannya ketika prospek cerah, bukan membeli aset-aset berisiko seperti saham.

Indeks saham Nikkei Tokyo naik 0,86 persen pada perdagangan sore hari, di atas 16.000 untuk pertama kali dalam enam tahun.

"Yen melemah dalam menanggapi penguatan Nikkei," Daisaku Ueno, penyiasat senior valas di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley, mengatakan kepada Dow Jones Newswires .

Dolar juga mendapat dukungan dari keputusan Federal Reserve untuk mulai menarik kembali paket stimulus besar-besarannya pada Januari.

Mengingat langkah Fed dan ekspektasi bahwa kebijakan uang longgar Jepang akan berlanjut untuk saat ini, dolar "umumnya akan berada dalam tren naik, dengan penyesuaian posisi sesekali terjadi", kata Ueno.

Nilai tukar nyaris tidak bergerak setelah pemerintah Jepang mengadopsi rekor anggaran 922 miliar dolar AS untuk tahun fiskal berikutnya mulai April.

Greenback bervariasi terhadap mata uang lainnya di Asia-Pasifik.

Unit AS naik menjadi 1,2683 dolar Singapura dari 1,2653 dolar Singapura pada Senin, menjadi 30,00 dolar Taiwan dari 29,95 dolar Taiwan, menjadi 1.060,45 won Korea Selatan dari 1.060,15 won dan menjadi 32,76 baht Thailand dari 32,73 baht.

Tetapi, dolar jatuh menjadi 44,34 peso Filipina dari 44,41 peso, menjadi 12.225 rupiah Indonesia dari 12.253 rupiah dan menjadi 61,85 rupee India dari 61,95 rupee.

Dolar Australia turun tipis menjadi 89,12 sen AS dari 89,45 sen. Yuan China berpindah tangan pada 17,18 yen dari 17,13 yen, demikian AFP.
(A026)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013