Paris (ANTARA News) - "Hat-trick" dari Didier Drogba dan dua gol Peter Crouch memberikan kemenangan bagi tim Inggris, yakni Chelsea dan Liverpool, masing-masing atas Levski Sofia dan Galatasaray hari Rabu dalam pertandingan Liga Champions. Chelsea melindas Levski 3-1, sementara Liverpool -- juara tahun 2004 -- mengalahkan tim Turki 3-2 untuk memberikan pekan kepuasan kepada klub-klub Inggris itu di Liga Champions dengan lima kemenangan dari lima pertandingan. Tetapi, tidak demikian halnya dengan klub-klub Italia, karena Inter Milan dan AS Roma mengalami kekalahan. Inter Milan, juara Italia setelah Juventus dijatuhi hukuman dalam skandal pengaturan pertandigan, harus bermain dengan sembilan orang dan dikalahkan 2-0 oleh Bayern Munich, dan AS Roma kalah 2-1 dalam pertandingan tandang di Valencia. Kemenangan Bayern itu merupakan kemenangan pertamanya di Italia dalam tujuh pertandingan sejak 1988. Sementara Valencia mempertahankan awal tak terkalahkan mereka pada musim ini dan juara bertahan Liga Champions, Barcelona berhasil menyamakan kedudukan 1-1 di menit terakhir dalam pertandingan tandang di Werder Bremen. Pemain remaja asal rgentina, Lionel Messi mencetak gol saat pertandingan tinggal satu menit. "Hat-trick" Drogba, yang merupakan hat-trick pertamanya untuk Chelsea dan dan yang kedua dalam karirnya di Liga Champions -sekali lagi meredupkan rekan penyerangnya, Andriy Shevchenko, pemain yang dibeli 30 juta pound dari AC Milan dan hingga kini masih paceklik gol. Pemain superstar Ukraina itu, yang baru mencetak satu gol dari lima pertandingan untuk the Blues dalam Premiership, hanya dapat menunjukkan wajah berdarah setelah kena sikut di babak pertama. Tetapi, meskipun meraih kemenangan, pelatih Chelsea, Jose Mourinho, yang mempertahankan Shevchenko, tidak puas dengan semua pemainnya, kendati untuk pertama kalinya Chelsea mencetak tiga gol di Liga Champions. "Kami sudah mengantongi enam angka dan memimpin grup kami di Liga Champions dan memimpin Premiership, tetapi kami masih mempunyai pemain-pemain yang harus diperbaiki," kata Mourinho, seperti dilansir AFP. "Saat kami menang 3-0, kami harus tetap menguasai pertandingan dengan baik. Petr Cech harus melakukan empat atau lima penyelamatan." Penyerang Liverpool, Peter Crouch, sekali lagi membuktikan sebagai pemain haus gol dan menjadi calon pencetak gol terbaik pada musim ini dengan gol keduanya melalui tendangan voli yang menakjubkan. Pelatih Liverpool Rafael Benitez mengakui bahwa ia tidak nyaman di tempat duduknya saat Gala bangkit kembali. "Setekah (20 menit) itu, kami mempunyai beberapa masalah. "Setelah gol ketiga itu, suatu gol yang mengagumkan, mereka tahu bahwa pertandingan sudah berakhir dan mereka menyerang dengan semua pemainnya, sehingga menyulitkan kami untuk mengendalikannya. "Tetapi yang pasti saya tidak memikirkan tentang final Liga Champions. Yang saya pikirkan ialah bagaimana mencetak gol keempat dan memenangi pertandingan." Kekalahan Inter Milan membuat klub raksasa Italia itu menghadapi tugas sulit untuk lolos ke babak berikutnya, dengan tanpa poin dari dua pertandingan mereka, tetapi pelatih mereka, Roberto Mancini tetap tidak mengakui kekalahannya. "Kekalahan malam ini merupakan suatu kebohongan," katanya. "Kami menguasai pertandingan sampai Zlatan Ibrahimovic (yang kemudian diikuti Fabio Grosso) dikeluarkan dari lapangan pertandingan dan gol pertama mestinya dibatalkan. "Tetapi, masih ada empat pertandingan lagi di grup tersebut dan kami akan lolos dengan menduduki urutan kedua," kata mantan penyerang internasional Italia itu. Rekannya dari AS Roma, Luciano Spalletti, yakin bahwa kekalahan tipis timnya dari Valencia merupakan kehilangan kesempatan untuk meraih tiga angka. "Di babak pertama, kami bermain sepakbola dengan baik," kata Spalletti. "Tetapi, di babak kedua kami tidak bermain dengan baik. Tetapi meskipun kalah karena kurang pengalaman, kaki akan belajar dengan cepat." (*)

Copyright © ANTARA 2006