Den Haag (ANTARA News) - Satu pesawat yang membawa jasad 20 warga Malaysia korban Penerbangan MH17, yang jatuh di Ukraina pada Juli, lepas landas dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur Kamis, menurut laporan media Belanda.

Tidak ada upacara untuk keberangkatan dari bandara Schiphol, kata kantor berita setempat ANP. Sedianya pesawat mendarat di Malaysia pada Jumat, yang telah dinyatakan sebagai hari berkabung nasional, lapor AFP.

Pesawat itu akan dijemput oleh raja Malaysia, perdana menteri dan para pejabat lainnya disertai dengan mengheningkan cipta satu menit di Bandara Internasional Kuala Lumpur, kata Wakil Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pekan lalu.

Sisa-sisa jasad itu kemudian akan dibawa ke kampung halaman korban untuk dimakamkan oleh keluarga dan kerabat mereka.

Pesawat Malaysia Airlines itu ditembak jatuh di atas wilayah Ukraina timur yang dikuasai pemberontak pada 17 Juli dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, menewaskan semua 298 orang yang berada di dalamnya.

Lebih dari 220 peti mati penuh dengan sisa-sisa jasad telah dibawa ke Belanda untuk identifikasi.

Dari mereka, 193 orang Belanda dan 43 warga Malaysia, termasuk 15 awak anggota, dan 12 warga negara Indonesia.

Sebanyak 28 korban Malaysia telah diidentifikasi di Belanda, yang bertanggung jawab atas proses identifikasi.

Beberapa korban mungkin tidak pernah diidentifikasi setelah gagal mencari bagian tubuh di lokasi kecelakaan akibat terjadinya pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan Ukraina dan separatis pro-Rusia.


Penerjemah: Askan Krisna

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2014