Konser Satu Indonesia dipersembahkan untuk Guruh Soekarno Putra

Konser Satu Indonesia dipersembahkan untuk Guruh Soekarno Putra

Guruh Soekarno Putra, seniman putra bungsu Presiden Soekarno. (FOTO ANTARA)

... inspirasi kepada generasi muda Indonesia untuk bisa terus berkarya dalam bidang apa pun yang dikuasainya sebagai kontribusi bagi kemajuan bangsa... "
Jakarta (ANTARA News) - PT Astra International mempersembahkan Konser Satu Indonesia dengan tema Salute to Guruh Soekarno Putra, pada Rabu, 26 November nanti, di Balai Sidang Jakarta.

Konser dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB itu merupakan penghormatan yang diberikan bagi pemuda Indonesia yang telah mengangkat budaya serta kecintaan pada bangsa dan negara melalui karya-karya musiknya.

Guruh, putra bungsu Presiden Soekarno, memelopori seni pertunjukan a'la kabaret pada medio dasawarsa '70-an melalui Swara Mahardhika-nya, yang kemudian menjelma menjadi Gencar Semarak Perkasa. Banyak artis top nasional mencuat dari sini, di antaranya Titi DJ, Deni Malik, Dewi Gita, Memes, Irianti Erningpraja, Euis Dahlia, Rico Tampatty, dan lain-lain.

Ciri khas pementasan semua karya koreografi dan seni suara lelaki yang akrab disapa dengan sebutan Mas Roeh itu adalah selalu menggali dan memberi tafsir baru atas produk seni budaya nasional dalam bungkusan yang extravaganza. Hampir semua seniman papan atas saat itu pernah berkolaborasi dengan Swara Mahardhika ini, di antaranya Chrisye.

"Astra ingin memberikan inspirasi kepada generasi muda Indonesia untuk bisa terus berkarya dalam bidang apa pun yang dikuasainya sebagai kontribusi bagi kemajuan bangsa seperti yang telah dilakukan Guruh Soekarno Putra melalui karya-karyanya," kata Chief Corporate Communication, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk, Pongki Pamungkas, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Melalui aransemen konduktor Erwin Gutawa, lagu-lagu karya Guruh akan dibawakan sederetan musisi muda seperti Raisa, Tulus, Nowela, Judika, Superman is Dead, Overtunes, RAN serta kelompok binaan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa; Di Atas Rata-Rata (DARR).

Di bawah arahan Erwin, lagu-lagu karya Guruh akan dibawakan dengan versi yang berbeda. Selain itu tata artistik konser akan dikemas Jay Subyakto.

Konser akan menampilkan 25 lagu karya Guruh, termasuk Zamrud Khatulistiwa, Kembalikan Baliku, Galih dan Ratna serta Gita Cinta dari SMA.

Tersedia 2.000 kursi dengan enam kategori area; Tribune Green, Tribune Blue, Bronze, Silver, Gold, dan Platinum dengan kisaran harga tiket Rp450.000 hingga Rp1.300.000. Tiket dijual mulai 29 Oktober 2014 melalui situs dyandratiket.com.

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar