Los Angeles (ANTARA News) - Sejumlah penduduk desa Rumania yang turut bermain sebagai petani dalam film laris "Borat" menuntut produser film dokumenter semu itu uang kompensasi senilai lebih dari 30 juta dolar, Los Angeles Times melaporkan Senin. Para pengacara yang mewakili penduduk desa akan mengajukan tuntutan mereka di New York, Florida dan Jerman. Mereka menuntut uang ganti rugi lebih dari 30 juta dolar dan mendesak agar penayangan lebih jauh komedi kontroversial itu dihentikan, jika berbagai adegan yang mengolok-olok penduduk desa tersebut tidak dipotong atau diubah, demikian menurut laporan DPA. Penduduk desa menyatakan bahwa mereka merasa dimanipulasi oleh para kerabat kerja film dan dibohongi tentang cerita sebenarnya dari film "Borat". Menurut mereka, tak seperti orang lainnya dalam film itu, mereka tidak menandatangani dokumen apapun, pernyataan yang ditepis jurubicara 20th Century Fox, yang mengedarkan film itu. Penduduk desa juga menuding dalam gugatan mereka bahwa film tersebut mengolok-olok mereka akibat alasan etnis. Laporan itu menyatakan bahwa gugatan itu menuntut kompensasi sebesar 5 juta dolar untuk memperbaiki prasarana di desa miskin itu, dan uang tambahan senilai 25 juta dolar untuk bantuan kemanusiaan dan jumlah yang belum ditentukan untuk uang ganti rugi yang adil bagi mereka. Mereka mengaku hanya dibayar 4 dolar saja per hari untuk partisipasi mereka dalam film itu. Tim kuasa hukum penduduk desa itu dipimpin oleh Edward D Fagan, yang terkenal berkat kasus yang memaksa bank-bank Swiss membayar 1,25 miliar dolar kepada para korban pembataian Nazi (Holocaust) pada dasawarsa 1990-an dan menyatakan kepada koran itu bahwa dirinya berharap akan memberikan "pelajaran yang mahal sekali kepada Hollywood." Film laris berjudul lengkap "Borat: Cultural Learnings of America for Make Benefit Glorious Nation of Kazakhstan" itu, yang merupakan komedi politik yang tak tepat dan menyoroti petulangan komedian Inggris Sacha Baron Cohen yang bermain sebagai wartawan televisi dari Kazakhstan, telah mengantongi pemasukan sebesar 90,8 juta dolar dari penjualan tiket sejak debutnya tiga pekan lalu. (*)

Copyright © ANTARA 2006