Kafe kucing kini hadir di Indonesia

Kafe kucing kini hadir di Indonesia

Ilustrasi - Dokter hewan memeriksa tubuh kucing yang mengikuti International Cat Show (ICS di Probolinggo, Jatim, Sabtu (28/9). Kegiatan yang diselenggarkan Indonesia Cat Association itu diikuti 102 ekor kucing dengan tiga kelas kategori yang dilombakan. ANTARA FOTO/Adhitya Hendra ()

Visinya adalah menyediakan kenyamanan untuk kucing dan para pencinta kucing"
Jakarta (ANTARA News) - Para penyuka kucing di Indonesia kini dapat bermain dengan binatang favoritnya di kafe kucing yang baru diresmikan di Kemang, Jakarta.

Fenomena yang biasanya dapat ditemui di negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Inggris itu dihadirkan di dua tempat, yaitu Cutie Cats Cafe dan The Cat Cabin.

Founder Cutie Cats Cafe, Lia Kurtz, mengatakan dirinya ingin membuat tempat di mana pecinta kucing bisa puas bermain dengan para binatang. Sebanyak 15 kucing miliknya dari berbagai ras seperti Exotic, Maine Coon, Persia, Bengals, Himalaya dan Scottish Fold hilir mudik di kafe berisi menara kucing (cat tower) dan berbagai mainan yang menarik aksi menggemaskan dari binatang itu.

"Saya sendiri punya 31 kucing dan 15 yang ada di kafe ini sudah diseleksi, yaitu mereka yang jinak dan biasa bersosialisasi," kata Lia saat grand launching Cutie Cats Cafe di Jakarta, Kamis.

Di The Cat Cabin, belasan kucing berasal dari milik pemilik, adopsi klinik binatang juga pemberian orang lain. Kucing di The Cat Cabin yang mulai beroperasi sejak pertengahan Februari juga berasal dari beragam ras, seperti Persia, Korean Shorthair dan kucing lokal.

"Yang pasti sudah terjamin sehat dan divaksin," kata Ayu yang mendirikan The Cat Cabin bersama rekannya Tamma dan Yansen saat ditemui Antara News beberapa waktu lalu.

Berbagai aturan juga diterapkan kedua kafe yang mematok tarif per jam untuk pengunjung. Aturan yang dibuat untuk melindungi kucing itu meliputi larangan menarik ekor kucing, larangan mengganggu kucing tidur, dan larangan memberi makanan manusia kepada kucing.

"Visinya adalah menyediakan kenyamanan untuk kucing dan para pencinta kucing," kata Lia.

Meskipun bernama kafe, interaksi dengan kucing merupakan hal yang diutamakan sehingga menu yang ditawarkan pun terbatas.

Di Cutie Cats Cafe, tempat makan disediakan terpisah di luar area kucing dengan menu yang terbatas pada makanan ringan dan makanan manis seperti kue.

Sementara itu, The Cat Cabin menyediakan makanan seperti jar cake dan rice bowl dalam kemasan tertutup agar aman dari kucing. "Pengunjung juga bisa datang tanpa memesan makanan atau minuman," imbuh Ayu.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar