Jakarta Electric sandingkan gelar juara Proliga 2015

Jakarta Electric sandingkan gelar juara Proliga 2015

Pebola voli Jakarta Electric PLN. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Yogyakarta (ANTARA News) - Tim putri dan putra Jakarta Electric PLN menyandingkan gelar juara kompetisi bola voli Pertamina Proliga 2015 setelah mengalahkan lawan-lawannya pada pertandingan final di Gedung Olahraga Among Raga Yogyakarta, Minggu.

Tim putri Jakarta Electric PLN mengalahkan Jakarta PGN Popsivo dengan angka 3-1 (23-25, 25-16, 27-25, 25-16), sedangkan tim putra Jakarta Electric PLN menang atas Surabaya Samator dengan skor 3-0 (25-19, 28-26, 25-22).

Atas keberhasilannya menjuarai Pertamina Proliga 2015, tim putri dan putra Jakarta Electric PLN masing-masing mendapatkan hadiah Rp175 juta, sedangkan tim putri Jakarta PGN Popsivo dan tim putra Surabaya Samator masing-masing memperoleh hadiah Rp100 juta.

Posisi ketiga ditempati tim putri dan putra Jakarta Pertamina Energi setelah mengalahkan lawan-lawannya. Masing-masing berhak atas hadiah senilai Rp75 juta.

Tim putri Jakarta Pertamina Energi mengalahkan Jakarta BNI 46 dengan angka 3-0 (25-15, 25-18, 25-21). Tim putri Jakarta BNI 46 yang menduduki tempat keempat memperoleh hadiah Rp50 juta.

Tim putra Jakarta Pertamina Energi menang atas Jakarta Pertamina Energi dengan angka 3-0 (25-19, 25-22, 25-19). Tim putra Jakarta BNI 46 yang menempati posisi keempat berhak atas hadiah senilai Rp50 juta.

Predikat pemain terbaik putri Pertamina Proliga 2015 diraih pemain Jakarta Pertamina Energi Amalia Fajrina Nabila, sedangkan pemain terbaik putra diraih pemain Jakarta Electric PLN Oki Setia Primadi. Masing-masing pemain terbaik mendapatkan hadiah Rp10 juta.

Dalam kompetisi tersebut pelatih tim putri terbaik diraih pelatih Jakarta PGN Popsivo Muhammad Ansori, sedangkan pelatih tim putra terbaik diraih pelatih Jakarta Electric PLN Putut Marhaento. Masing-masing pelatih mendapatkan hadiah Rp5 juta.

Direktur Proliga Hanny S Surkatty mengatakan pertandingan final yang disaksikan ribuan penonton tersebut berlangsung menarik karena seluruh tim berusaha tampil maksimal untuk meraih juara.

"Seluruh tim yang tampil di final mengeluarkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk menjadi juara. Empat tim yang tampil di final benar-benar bermain maksimal dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada," katanya.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar