Washington (ANTARA News) - Sponsor-sponsor utama sepakbola global pada Selasa mendesak FIFA untuk secepatnya bertindak guna mendapatkan kembali kepercayaan publik, setelah presiden badan sepakbola dunia Sepp Blatter mengundurkan diri.

Coca-Cola menyebut keputusan Blatter "sebuah langkah positif untuk kebaikan olahraga, sepak bola dan penggemarnya."

"Harapan kami tetap bahwa FIFA akan terus bertindak dengan cepat mengambil tindakan konkret untuk sepenuhnya mengatasi semua masalah yang telah muncul dan memenangkan kembali kepercayaan dari semua orang yang menyukai olahraga sepak bola," kelompok minuman ringan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Raksasa kartu kredit Visa, yang pekan lalu memperingatkan kemungkinan pihaknya akan menarik diri sebagai sponsor jika skandal FIFA berlanjut, mengatakan pengunduran diri Blatter, hanya beberapa hari setelah ia terpilih kembali sebagai presiden FIFA, adalah "langkah pertama yang signifikan menuju pembangunan kembali kepercayaan publik."

"Tetapi lebih banyak pekerjaan di depan," tambah perusahaan. "Kami ulangi, namun demikian, bahwa itu adalah harapan kami bahwa FIFA akan mengambil langkah-langkah cepat dan langsung mengatasi masalah dalam organisasi untuk cepat membangun kembali budaya dengan praktek etika yang kuat yang akan mengembalikan reputasi permainan untuk penggemar di seluruh dunia."

Coke dan Visa di antara beberapa bisnis global yang membayar diperkirakan masing-masing 30 juta dolar AS per tahun untuk menjadi mitra resmi FIFA, memberi mereka hak untuk mempromosikan produk mereka di pertandingan sepak bola dan acara lainnya di seluruh dunia.

Beberapa dari mereka telah mengeritik FIFA selama dua tahun terakhir atas laporan salah urus dan suap yang mengelilingi organisasi, mengkhawatirkan bahwa skandal akan menodai merek mereka sendiri oleh asosiasi.

Para mitra resmi FIFA lainnya adalah perusahaan perlengkapan olahraga Adidas, konglomerat energi Rusia Gazprom serta pembuat mobil Hyundai dan Kia.

Selain itu, McDonald dan Budweiser telah membayar dengan berlimpah-limpah untuk mensponsori Piala Dunia berikutnya di Rusia.

Adidas, raksasa peralatan olahraga dengan salah satu asosiasi komersial terpanjang bersama FIFA, mengatakan pada Selasa menyambut "komitmen organisasi untuk berubah".

"Adidas Group berkomitmen penuh untuk menciptakan budaya yang mengangkat standar-standar etika dan kepatuhan tertinggi," katanya.

"Berita hari ini menandai langkah yang benar FIFA untuk menegakkan dan mengikuti standar-standar kepatuhan transparansi dalam segala sesuatu yang mereka lakukan."

Dalam sebuah pernyataan McDonald menyayangkan bahwa dugaan korupsi dalam FIFA "telah membayangi permainan dan merampas olahraga, pemain dan penggemar."

"Sepakbola memiliki kemampuan unik untuk membawa dunia agar bersatu, dengan begitu berdampak positif bagi masyarakat dan negara-negara," katanya.

"Kami berharap bahwa perubahan yang dilaksanakan dalam FIFA akan menjadi langkah besar pertama dalam reformasi organisasi secara positif dan mendapatkan kembali kepercayaan dari penggemar di seluruh dunia."

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2015