Khartoum (ANTARA News) - Presiden Sudan Omar Al-Bashir pada Sabtu (6/6) mengumumkan pemerintah baru dengan perubahan pada jabatan menteri penting termasuk urusan pertahanan, luar negeri dan perminyakan, kata stasiun TV resmi negeri itu.

Pengumuman tersebut disampaikan beberapa hari setelah Presiden itu diambil sumpahnya untuk masa jabatan baru lima tahun lagi.

Menurut laporan, Ibrahim Ghandour menduduki jabatan Menteri Luar Negeri, sedangkan Mohamed Zayed menjadi Menteri Perminyakan yang baru. Letnan Jenderal Mostafa Osman Abeed menjadi Penjabat Menteri Pertahanan.

Laporan tresebut juga mengatakan Al-Bashir mempertahankan Bakri Hassan Saleh dan Hassabo Mohamed Abdul-Rahman sebagai Wakil Presidennya, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad siang.

Dalam upacara pelantikannya pada Selasa, Al-Bashir berikrar akan setia dan jujur dalam melaksanakan tugasnya, mematuhi hukum dan undang-undang dasar, mempertahankan Sudan dan melindungi wilayahnya, meletakkan dasar peraturan demokrasi dan memelihara persatuan Sudan.

Presiden Sudan yang berusia 71 tahun itu, yang juga adalah Ketua Partai Kongres Nasional --yang memerintah, meraih kemenangan besar dalam pemilihan presiden pada April, dengan mengantungi 94,5 persen suara, meskipun partai oposisi dan faksi pemberontak Blue Nile, Kordofan Selatan dan Darfur mendesak rakyat agar memboikot pemilihan umum tersebut.

Pada 2003, pemberontak suku melancarkan aksi perlawanan di wilayah Darfur Barat. PBB menyatakan lebih dari 300.000 orang telah tewas dalam konflik sejak itu, dan lebih dari dua juta orang kehilangan tempat tinggal.

Tak lama setelah ia mengucapkan sumpah jabatan, Al-Bashir mengeluarkan pengampunan penuh kepada gerilyawan, dan mengundang mereka agar bergabung dalam pembicaraan perdamaian nasional.

Ia menambahkan perdamaian adalah prioritas utamanya dalam masa jabatan baru, dan berjanji, "Ini adalah era baru yang judulnya adalah perdamaian menyeluruh di Darfur, Kordofan Selatan dan Blue Nile."

(C003/A016)

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2015