counter

Wisatawan Belanda tersesat ditemukan

... kedua turis asing itu ditemukan terduduk lemas di tanah...
Samosir, Sumatera Utara (ANTARA News) - Kepolisian Resor Samosir menemukan dua turis berkewarganegaraan Belanda yang dilaporkan hilang dan tersesat di tengah hutan lindung perbatasan Desa Partongkuan dengan Desa Parbaba Dolok, Sabtu siang.

Kepala Polres Samosir, AKBP Eko Suprihanto, mengatakan, kedua turis itu merupakan pasangan sumai isteri yakni Bas Frietman (26) dan Eline M Gremmen (25) yang tiba di Pangururan, Kabupaten Samosir pada Kamis (11/6) sore.

Pada Jumat (12/6), kedua turis asing keluar dari Hotel Wisata Pangururan ke objek wisata Danau Sidihoni yang juga disebut "Danau di Atas Danau".

Setelah itu, dua turis asal Belanda itu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke arah barat laut.

Meski hari telah beranjak sore, kedua turis asing itu tetap melanjutkan perjalanan dan berencana kembali ke hotel melalui jalan setapak dengan berbekal peta kecil sehingga tersesat di hutan.

Jajaran Polres Samosir yang mendapatkan informasi dari Atase Kepolisian Indonesia di Belanda, sempat melakukan penyisiran hingga Sabtu dinihari pukul 02.00 WIB.

Namun upaya pencarian dengan kendaraan itu dihentikan untuk sementara karena kondisi tidak mendukung.

Pencarian dilanjutkan pada Sabtu dengan memanfaatkan sinergi polisional melalui keterlibatan masyarakat setempat, Dinas Kehutanan Kabupaten Samosir, Tim SAR dari BPPD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan anggota Polres Samosir.

Upaya itu membuahkan hasil sehingga kedua turis asing itu ditemukan terduduk lemas di tanah kawasan persimpangan jalan arah menuju Desa Parbaba dan Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo.

Dari lokasi penemuan, kedua turis dibawa dengan motor trail, dan ketika tiba di jalan umum, kedua dipindahkan ke truk dalmas menuju ke Mapolres Samosir.

Setelah dijamu di Mapolres Samosir, kedua turis asing tersebut diantar ke kawasan Tuk-tuk Siadong untuk melanjutkan wisatanya.

Menikmati Keindahan Danau Toba dari Taman Sipinsur

Pewarta: Waristo
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar