Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar tidak menganggap Partai Idaman yang didirikan Rhoma Irama sebagai pesaing partainya meski kemungkinan massa yang dibidik sama.

"Tidak masalah," kata Muhaimin usai diskusi dan bedah buku "Konsep Negara Kemaslahatan" di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu, menanggapi deklarasi Partai Idaman.

Muhaimin bahkan memberi ucapan selamat kepada Rhoma Irama atas deklarasi Partai Idaman.

Menurut Muhaimin, justru dengan adanya Partai Idaman, komunikasi dirinya maupun PKB dengan Rhoma yang sempat dijagokan sebagai bakal calon presiden oleh PKB pada Pemilu Presiden 2014 akan lebih baik.

"Dengan Pak Haji (Rhoma, Red) punya partai sendiri, komunikasi akan lebih baik. Sekarang pun komunikasi kita jalan terus," katanya.

Bahkan, lanjut Muhaimin, partai yang didirikan Rhoma potensial menjadi mitra PKB karena memiliki platform yang tidak jauh beda.

Ia pun memuji konsep Islam rahmatan lil alamin yang diusung Partai Idaman, sama dengan konsep yang diusung PKB, yang berarti Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Pedangdut Rhoma Irama di Jakarta, Sabtu, mendeklarasikan partai baru bernama Partai Islam Damai Aman (Partai Idaman).

Partai ini menggunakan logo bergambar tangan membentuk lambang cinta dengan "tagline" Menampilkan Citra Islam Rahmatan lil Alamin Membangun Indonesia yang Pancasilais.

"Target kami bisa ikut Pemilu 2019," kata pria yang mendapat julukan Raja Dangdut itu.

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015