counter

Dua teroris MH Thamrin dimakamkan di Jabar

Dua teroris MH Thamrin dimakamkan di Jabar

Sejumlah warga mengangkat peti jenazah pelaku teror Thamrin Ahmad Muazan alias Azan di Pemakaman Umum desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (28/1). Ahmad Muazan merupakan salah satu pelaku bom bunuh diri dalam aksi teror di Thamrin. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Tidak ada, aman-aman saja."
Bandung (ANTARA News) - Dua terduga teroris pelaku pengeboman di Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Kamis (14/1) telah dimakamkan di Kabupaten Subang dan Indramayu, kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) Komisaris Besar Pol. Sulistyo Pudjo Hartono.

"Telah dilaksanakan pemakaman jenazah diduga teroris pelaku pengeboman di Jalan Thamrin," kata Pudjo melalui telepon seluler, Kamis.

Ia menuturkan, jenazah terduga teroris, yakni Ahmad Muhajab alias Azan bin Saroni tiba di Desa Kedung Wungu, Kamis sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian dimakamkan di Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Pengamanan kedatangan jenazah tersebut, menurut dia, tercatat sebanyak 216 personel dari kepolisian sektor (polsek) dan Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, serta Satuan Setingkat Kompi Brigade Mobile (Brimob).

"Kegiatan pemakaman selesai pukul 09.30 WIB, selanjutnya dilaksanakan konsolidasi, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar," katanya.

Jenazah terduga teroris lainnya, dikemukakan Pudjo, yaitu Sunakim alias Afif bin Jenab warga Kalen Sari Compreng yang dimakamkan di tempat pemakaman umum Kampung Krajan, Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Rabu malam (27/1).

Dalam pengamanan pemakaman jenazah Afif tersebut, aparat Polres Subang melibatkan 40 personel dari beberapa satuan.

Selama proses kedatangan hingga pemakaman kedua jenazah terduga teroris tesebut selesai, menurut Pudjo, tidak mendapatkan kendala.

"Tidak ada, aman-aman saja," demikian Sulistyo Pudjo Hartono.

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Usai mendapat pertolongan, Wiranto diterbangkan ke Jakarta

Komentar