Konflik tanah di Oregon, polisi kepung orang-orang bersenjata

Konflik tanah di Oregon, polisi kepung orang-orang bersenjata

Beberapa bulan sebelumnya Oregon di AS juga diguncang kekerasan setelah sebuah SMA ditembaki seorang pria bersenjata. (REUTERS/Steve Dipaola)

Burns, Oregon (ANTARA News) - Sekelompok demonstran bersenjata masih menyandera di pusat penampungan hewan liar di Oregon, Kamis waktu AS, dengan dikepung polisi dan agen federal, kendati pemimpin mereka yang dipenjara meminta mereka menyerah setelah seorang aktivis tewas.

Salah seorang yang disandera di Malheur National Wildlife Refuge, David Fry, berkata lewat pesan via YouTube bahwa jumlah mereka berkurang menjadi empat orang menyusul perginya seorang dari mereka Rabu malam waktu AS lalu.

Fry mengatakan kelompok kecil itu menjalin kontak dengan FBI. Mereka memohon tidak ditangkap dan tidak menjadi sasaran perintah penahanan federal.

Pendudukan itu bermula ketika pemimpin mereka Ammon Bundy dan paling sedikit selusin pengikutnya menduduki sekumpulan gedung di pusat penampungan itu pada 2 Januari menyusul sengketa yang disebut Pemberontakan Sagebrush yang adalah sengketa menyangkut penguasaan pemerintah pusat atas jutaan hektar tenah di Barat yang sudah berumur puluhan tahun.

Polisi dan para agen federal tetap menjaga jarak mereka dari situs yang terletak 48 km dari kota kecil Burns di negara bagian Oregon, demi menghindari konfrontasi kekerasan.

Namun Selasa waktu AS lalu, Bundy dan timnya meninggalkan pusat penampungan itu untuk berbicara pada pertemuan komunitas di John Day, Oregon, namun dihentikan oleh polisi di sebelah utara Burns, demikian Reuters.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Warga dilarang dekati lokasi penembakan 2 terduga anggota MIT

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar