Bincang-bincang Ramadhan : Ivy Batuta

Oleh Sella Panduarsa Gareta

Bincang-bincang Ramadhan : Ivy Batuta

(ANTARA News / Sella Panduarsa Gareta)

Jakarta (ANTARA News) - Presenter Ivy Batuta memiliki kebiasaan tersendiri dalam menyambut dan mengisi Bulan Ramadhan. Perempuan 38 tahun tersebut berbagi cerita kepada Antaranews.com : 

Persiapan menyambut Ramadhan?
Engga ada persiapan khusus. Saya juga enggak ke kuburan orang tua, karena saya lebih percaya berdoa itu bisa dilakukan dimana saja. Tidak ada aturan harus ziarah. 

Kalau ditanya, ya persiapan mental, yang jelas buat saya, saya itu selalu memperlakukan bulan puasa istimewa, dalam arti kata tidak membuatnya lebay. Justru membuatnya lebih sederhana. Jadi sebenarnya lebih mudah tampil sederhana kan, daripada tampil mewah. Orang kalau di bulan puasa menyiapkan makan enak dan sebagainya, kalau saya modelnya engga gitu.

Kalau yang diadopsi oleh keluarga saya selama bertahun-tahun, buka puasa itu seperti kita makan biasa, lauk biasa.Jadi, istimewanya itu bulannya, jadi ibadahnya ditingkatkan, supaya hati lebih bersih, lebih takut berbuat dosa.

Bagaimana menyampaikan esensi puasa kepada anak-anak?
Bulan puasa itu saya maunya menjadi bulan kita untuk berintrospeksi diri, jadi bukan perayaan mewah, bukan pesta makan, atau pesta ketemuan teman. Jadi bulan sederhana. Bulan dimana kita bersantai dari aktivitas kita yang heboh. Di mana kita lebih introspektif dan reflektif. Sesuatu untuk lebih memaknai keberadaan diri ini. Soalnya ujungnya kan kembali ke fitrah.

Ada ritual membeli pakaian baru menjelang Lebaran?
Terus terang saya bertahun-tahun enggak yang heboh begitu, tapi kalau beli baju baru itu karena lebih mau nyamain dengan keluarga besar. Engga tau ya, sudah bertahun-tahun kita tidak yang bermewah-mewahan saat Idul Fitri, bukan pesta soalnya.

Kenapa?
Orang tua saya yang mengajarkan. Almarhum ayah saya sudah berpulang. Mereka baru juga, dari lima tahun sebelum meninggal, buka puasa tuh cuma ada teh manis dan makanan biasa, kayak tempe dan sebagainya. Kayak makan siang tapi dipindah ke malam.

Sesekali boleh (makan istimewa), tapi pas kumpul keluarga saja.

Oleh Sella Panduarsa Gareta
Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar