Bogor (ANTARA News) - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melepas keberangkatan Api Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX setelah disemayamkan selama satu malam di Balai Kota Bogor untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Sukabumi, Rabu.


Bima akan berlari sejauh 2,5 KM mendampingi dua atlet legandaris Kota Bogor Iryan Ruswandi dan Utar Sutarsih yang akan membawa obor api abadi PON menuju Tugu Kujang. Rombongan juga akan didampingi delapan tim pelari dari anggota Yonif 315.

"Tugu Kujang menjadi tempat serah terima obor Api PON dari Kota Bogor menuju Sukabumi," kata Kepala Bidang Humas Pemerintah Kota Bogor, Tyas Ajeng.

Tyas menyebutkan, dijadwalkan Api PON akan diberangkatkan dari Balai Kota menuju Sukabumi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kota Bogor merupakan kota ke-20 setelah Kabupaten Bogor yang dilintasi kirab Api PON. Tersisa lima kabupaten/kota lagi yang akan dilintasi api abadi sebelum sampai ke Kota Bandung pada pembukaan PON tanggal 17 September mendatang.

Sebelumnya, Selasa (13/9) sore, Pemerintah Kota Bogor menerima kedatangan Api PON yang dibawa dari Kabupaten Bogor, sekitar pukul 15.45 WIB. Obor Api PON diserahterimakan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya, selanjutnya dari obor dipindahkan menuju letera untuk disemayamkan. Setelah itu obor dipadamkan.

Bima mengatakan, meski Kota Bogor tidak mendapatkan kesempatan menjadi arena untuk kegiatan nasional tersebut. Namun Pemerintah Kota Bogor siap mendukung dan mensukseskan perhelatan akbar empat tahunan tersebut.

"Mari kita dukung dan sukseskan PON XIX Jabar, agar bisa berjaya di Tanah Legenda," kata Bima.

Kegiatan penyambutan Api PON di Kota Bogor berlangsung semarak, diisi dengan pertunjukan seni dan budaya, mulai dari wushu, tari jaipongan, dan juga Tari Gemu Famire yang dibawakan 30 anggota Polres Bogor Kota.

Tari Gemu Famire berhasil menarik minat Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota Usmar Hariman, Sekda, Ade Sarip Hidayat, Wakil Ketua DPRD Adjat Sudrajat, dan seluruh tamu serta warga yang hadir untuk menari bersama.

Kirab Api PON telah dimulai dari tanggal 5 September lalu di Tasikmalaya. Api PON dibawa mengelilingi seluruh kabupaten/kota yang ada di wilayah Jawa Barat. Menempuh jarak 1005,6 KM, yang rencananya akan meraih rekor MURI.

Pewarta: Laily Rahmawati
Editor: Unggul Tri Ratomo
Copyright © ANTARA 2016