Badan Meteorologi Australia Memasang Rambu Pelampung Tsunami NOAA DART II pertama http://medianet.ondeadline.com.au/?page=ViewVideo&id=MNT2007041340658 SYDNEY, 13 April (ANTARA/MediaNet International-AsiaNet) -- Sebagai bagian dari Sistem Peringatan Tsunami Australia (ATWS), Badan Meteorologi Australia saat ini meningkatkan kemampuan pendeteksian tsunaminya dengan penyebaran Rambu Pelampung Deteksi Tsunami Laut Dalam pertama. Perjalanan laut untuk penyebaran rambu pelampung Penaksiran dan Pelaporan Tsunami Laut Dalam (DART) hari ini akan berangkat dari Hobart Tasmania dengan tanggal penyebaran yang telah diantisipasi pada 17 April 2007. Sistem DART akan disebarkan pada Laut Tasman Tenggara (48 derajat 3' Selatan; 161 derajat 13' Timur), sekitar 1200 kilometer dari Tasmania yang menangkap data tsunami penting dari jalur patahan Puysegur dekat Selandia Baru. "Penyebaran Rambu Pelampung DART adalah tonggak sejarah yang signifikan dalam membangun sistem peringatan tsunami yang tangguh untuk Australia," kata Direktur Badan Meteorologi, Dr Geoff Love. "Kami merencanakan penyebaran lebih lanjut empat Rambu Pelampung DART yang melengkapi jaringan deteksi dan verifikasi tsunami - satu di timurlaut Australia dan dua di baratlaut Australia." Sistem DART, yang dikembangkan oleh Laboratorium Lingkungan Laut Pasifik (PMEL), divisi Badan Kelautan dan Atmosfir Nasional (NOAA) Amerika Serikat, menyediakan deteksi tsunami seketika pada saat gelombang melintas di perairan terbuka. Stasiunnya terdiri dari sensor tekanan bagian bawah yang ditancapkan ke dasar laut dan rambu pelampung pendamping yang telah ditambatkan di permukaan. Jaringan akustik mengirimkan data dari sensor tekanan di bagian bawah ke rambu pelampung permukaan, dan kemudian sejumlah jaringan satelit memancarkan data ke pusat-pusat peringatan. Perkenalan teknologi DART di Australia merupakan hasil langsung dari Perjanjian Pelaksanaan Ilmu Pengetahuan Tsunami yang baru-baru ini ditandatangani antara NOAA dan Badan Meteorologi Australia. "NOAA gembira meminta BMA sebagai mitra di cekungan Hindia dan Pasifik Barat Daya yang membantu dalam menyediakan bagian dari kemampuan peringatan Tsunami di seluruh dunia," kata Brigadir Jendral (Purnawirawan Angkatan Udara Amerika Serikat) John (Jack) Kelly, Deputi Menteri Muda NOAA untuk kelautan dan atmosfir. Stasiun DART berlokasi di dekat zona sumber potensial yang menyediakan data seketika yang membantu para ilmuwan di Badan Meteorologi menentukan apakah tsunami yang berpotensi merusak telah disebabkan oleh gempa bumi atau kejadian di bawah laut. "Tujuan kami adalah mengembangkan sistem peringatan swa-sokong untuk Australia. Data stasiun ini juga akan tersedia untuk seluruh negara melalui Sistem Telekomunikasi Global Organisasi Meteorologi Dunia dan menjadi bagian dari sejumlah sistem dari Sistem Observasi Bumi di seluruh Dunia," kata Dr. Love. Jaringan DART hanyalah satu komponen dalam sistim menyeluruh untuk mendeteksi tsunami. Kami membuat sejumlah kemajuan signifikan dengan meningkatkan sejumlah jaringan komitmen, mempercanggih stasiun-stasiun pengawasan permukaan laut kami, dengan memproduksi sejumlah skenario tsunami yang potensial untuk kawasan-kawasan yang beresiko dan mentransfer teknologi penelitian ke dalam sejumlah operasi. "Akusisi data yang penting pada sejumlah prakiraan waktu seketika membantu kami menerbitkan sejumlah peringatan dengan waktu yang cukup mampu mengurangi kehilangan jiwa dan harta benda di sejumlah komunitas," kata Dr Love. Untuk melihat distribusi berita video, silakan rujuk ke link: http://medianet.ondeadline.com.au/?page=ViewVideo&id=MNT2007041340658 Untuk Informasi Media: Valentina Lazarevska Media dan Komunikasi Badan Meteorologi Australia HP: +61-410-481-181. Dr Ray Canterford Asisten Direktur Badan Meteorologi Australia Kebijakan Layanan Laut dan Cuaca HP: +61-413-244-305 SUMBER: Badan Meteorologi

Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2007