counter

Wapres: edukasi anti korupsi menyasar generasi muda

Wapres: edukasi anti korupsi menyasar generasi muda

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (tengah) didampingi Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri), Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir (kedua kanan), Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (kedua kiri) dan Rektor UGM Dwikorita Karnawati (kanan) menyanyikan lagu Indonesia Raya saat pembukaan Anti Corruption Summit (ACS) di gedung Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta, Selasa (25/10). (ANTARA /Andreas Fitri Atmoko)

Yogyakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) meminta agar generasi muda diberikan edukasi tentang korupsi secara komprehensif.

"Generasi muda pun harus diedukasi tentang kasus korupsi yang terjadi," ujar JK pada acara Anti Corruption Summit 2016, di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), di Yogyakarta, Selasa.

Tujuannya, kata Wapres, agar para generasi bisa terhindar dari kasus korupsi pada saat mereka nantinya menjadi pemangku kewenangan di dalam pemerintahan.

Wapres mengatakan, tidak mungkin suatu pemerintahan untuk menghabiskan praktik-praktik korupsi, sebab seluruh negara di dunia pasti mengalami praktik korupsi.

"Jadi, kita hanya bisa mengurangi secara maksimum korupsi itu. Tapi tetap juga harus memajukan bangsa ini. Itu kombinasinya," jelas JK.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan agar penegakan hukuman bagi para koruptor juga mengedepankan prinsip-prinsip restorasi keadilan.

"Yaitu, bagaimana suatu keutuhan bangsa secara tegas dijalankan, bukan hanya mengedepankan hukumannya, tapi me-restorasi bangsa ini dari korupsi itu sendiri," kata JK.

Acara Anti Corruption Summit 2016, juga dihadiri oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan beberapa pejabat lainnya.

Acara tersebut merupakan kerjasama antara Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Kajian Anti-Korupsi UGM.

Pewarta: RH Napitupulu
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016

KMS Anti Korupsi ragukan integritas Capim KPK

Komentar