Jambi (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jambi, berhasil menggandeng investor dari Malaysia untuk mendirikan industri pengolahan karet. Bupati Sarolangun, Hasan Basri Agus, Senin, mengatakan bahwa dari kunjungannya ke negeri jiran beberapa waktu lalu untuk melihat industri kayu dan biodisel berhasil menyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di daerah itu. Investor Malaysia dari PT Kuatassi Wisework yang bergerak dibidang pertambangan, bijih besi dan mineral, serta batubara itu berniat menanamkan modalnya dalam replanting karet serta pembangunan industri pemanfaatan kayu dan getah karet, katanya. Para investor dari Malaysia itu, menurut dia, juga sudah melakukan penjajakan dan penelitian, dan untuk investasi awal mereka memerlukan lahan seluas 100 ribu hektar lahan karet untuk diremajakan. Bahan baku karet tua akan dimanfaatkan untuk bahan furniture dan lainnya, dan mereka juga akan membangun pabrik sabun, biodisel, pabrik kosmetik dan pakan ternak. Guna mendukung terlaksananya investasi tersebut, Pemerintah Kabupaten sarolangun juga sudah menyiapkan lahan untuk pendirian pabrik yang berlokasi di Kecamatan Mandiangin. Segala sesuatu menyangkut masalah administrasi dan izin prinsip, juga sudah dikeluarkan, dan kehadiran investor itu juga didukung penuh oleh warga masyarakat setempat. Keberadaan industri karet itu nantinya harus memberikan keuntungan bagi semua pihak, terutama warga masyarakat sekitar pabrik, katanya menambahkan. (*)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2007