Anggota ISIS terkait serangan Prancis ditangkap di Maroko

Rabat (ANTARA News) - Seorang tersangka anggota ISIS yang memberikan instruksi ke sebuah sel yang merencanakan serangan di Prancis ditangkap di Maroko.

Tersangka memiliki hubungan dengan sebuah sel ISIS di Prancis yang berencana menyerang Paris pada Kamis namun digagalkan oleh otoritas Prancis pada November, Kementerian Dalam Negeri Maroko pada Sabtu (3/12).

Menurut kementerian, tersangka pernah menemui mata-mata ISIS di perbatasan Suriah-Turki dan menerima instruksi untuk disampaikan ke satu sel di Prancis. Perintah itu datang dari kelompok ekstremis di wilayah yang mereka kuasai di Suriah dan Irak.

Dinas keamanan Prancis membongkar sel tersebut dengan menangkap tujuh pria di Strasbourg dan Marseille pada 19 dan 20 November menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Jaksa penuntut umum Paris menyatakan ketujuh pria itu menjalin komunikasi dengan seorang komandan di Irak atau Suriah.

Setahun lalu intelijen Maroko membantu penyelidik Prancis melacak Abdelhamid Abaaoud (28), warga Belgia asal Maroko yang tampak dalam video ISIS dan dikaitkan dengan serangkaian rencana serangan di Eropa.

Aparat Maroko sebelumnya juga menangkap delapan orang yang diduga punya keterkaitan dengan ISIS yang aktif di Fez dan Tangiers menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Maroko yang dikutip kantor berita AFP. (mu) 


Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar