PM India sampaikan belasungkawa atas gempa Aceh

PM India sampaikan belasungkawa atas gempa Aceh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan bersama PM Narendra Modi (kanan) saat melakukan pertemuan di Hyderabad House, New Delhi, India, Senin (12/12/2016). Presiden Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke India selama 12-13 Desember 2016, di lanjutkan ke Iran pada 14 Desember 2016. (REUTERS/Adnan Abidi)

New Delhi (ANTARA News) - Perdana Menteri India Narendra Modi secara khusus menyampaikan belasungkawa atas musibah gempa bumi 6,5 skala Richter yang melanda tiga kabupaten di Provinsi Aceh.

"Kami berbelasungkawa dengan tulus atas gempa bumi yang baru saja terjadi di Aceh," kata Perdana Menteri Modi dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Mughal Room Lantai 1 Hyderabad House, New Delhi, Senin.

Ungkapan dukacita atas musibah gempa bumi yang terjadi di Aceh beberapa waktu lalu itu disampaikan sebagai bentuk simpati yang mendalam India kepada Indonesia yang dianggap sebagai mitra strategis negara tersebut.

PM Modi juga memuji Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan mampu unggul dalam demokrasi.

"Negara dengan populasi muslim terbesar di dunia unggul dalam demokrasi, keberagaman, dan kemajemukan," ungkap PM Modi.

Sebagai dua negara besar, PM Modi juga menyampaikan akan terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di berbagai bidang.

Indonesia, menurut dia, merupakan mitra yang sangat penting di Asia Tenggara dan Ia menyatakan siap bekerja sama terutama di bidang pertahanan dan keamanan.

"Kerja sama pertahanan, memerangi terorisme, kejahatan terorganisasikan, dan penyelundupan manusia merupakan agenda penting," ujar PM Modi.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan PM Narendra Modi antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Pewarta: Hanni Sofia Soepardi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Aceh masih berpotensi gempa besar pada 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar