Yogyakarta (ANTARA News) - Gempa tektonik yang mengguncang sebagian wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, Kamis sekira pukul 09.59 WIB, berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR), demikian keterangan dari Badan Meteorologi dan Geofisika setempat setelah melakukan penelitian lebih mendalam. "Setelah dilakukan up date, kekuatan gempa itu ternyata 5,2 Skala Richter, bukan 4,1 Skala Richter," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Yogyakarta Tyar Prasetyo, Kamis siang. Ia menyebutkan sumber gempa tergolong dangkal pada kedalaman kurang dari 33 km, berada di posisi 8.18 lintang selatan (LS) dan 110.36 bujur timur (BT), atau sekitar 32 kilometer selatan Bantul, Yogyakarta. Selain di wilayah kota Yogyakarta, gempa juga dirasakan di wilayah Kabupaten Sleman, utara kota Yogyakarta. Warga kota Yogyakarta berhamburan keluar, karena khawatir guncangan gempa itu akan merobohkan bangunan. Menurut Tyar, penyebab gempa akibat akumulasi energi yang cukup lama, setelah beberapa bulan terakhir tidak terjadi gempa. "Gempa ini masih ada hubungannya dengan gempa tektonik berkekuatan 5,9 SR yang mengguncang DIY dan Kabupaten Klaten (Jateng) pada 27 Mei 2006," kata dia.(*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2007