Jakarta (ANTARA News) - Lingkaran survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam rilis terbaru menyebutkan elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 40,5 persen responden, kemudian Anies Baswedan-Sandiaga Uno 49,7 persen responden dan yang belum menjawab 9,8 persen responden.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby didampingi Fitri Hari kepada pers di Jakarta, Selasa, mengatakan, angka tersebut diperoleh dengan pertanyaan seandainya pilgub DKI dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang yang bapak/ibu pilih.

Metodologi survei dilakukan pada 23 Februari - 3 Maret 2017 dengan jumlah responden 440 orang dan tingkat keselahan sekitar 4,8 persen. Survei menggunakan metode "multistage random sampling" berupa wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner.

Dalam survei di komunitas Muslim ditemukan pasangan Ahok-Djarot dipilih sebanyak 36,02 persen reponden, sedangankan Anies-Sandiaga mendapatkan 55,04 persen responden, dan 8,94 persen sisanya belum menjawab. Di komunitas non-Muslim sebanyak 86,58 persen responden memilih Ahok-Djarot, sedangkan 3,65 persen memilih Anies-Sandiaga  dan 8,77 persen sisanya belum menjawab.

Kendati demikian, mayoritas warga DKI menyatakan puas atas kineja Basuki Tjahaja Purnama yang mencapai 73,5 persen, sedang yang menyatakan tidak puas hanya 25,2 persen responden, dan 1,3 persen responden menyatakan tidak tahu.

Penilaian Ahok penista agama juga berkurang yaitu hanya 16,73 persen responden yang menilai sebagai bentuk penistaan agama, sedangkan 29,97 persen responden menilai bukan penistaan agama, dan yang tidak menjawab 53,3 persen.

Adjie mengatakan, Ahok berpeluang terpilih kembali sebagai Gubernur DKI, dengan syarat jika semakin banyak menarik simpati pemilih Muslim terutama kalangan Nahdlatul Ulama (NU), kemudian semakin sedikit Muslim yang menganggapnya sebagai tindakan menistakan agama.

Selain itu, semakin banyak pemilih yang menyukainya karena kinerja Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, serta semakin banyak menarik pemilih Agus-Sylvi.

Pasangan Anies berpeluang terpilih menjadi Gubernur DKI, dengan syarat semakin banyak pemilih yang menginginkan gubernur baru, dan semakin banyak Muslim yang menganggap Ahok sebagai penista agama.

Selain itu, pasangan Anies-Sandiaga harus mampu mengembangkan isu baru menarik pemilih menengah ke atas.

Pewarta: Ruslan Burhani
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2017