Banda Aceh (ANTARA News) - Gubernur Aceh Zaini Abdullah Zaini Abdullah mengatakan, mutasi pejabat eselon dua yang sebagian besarnya kepala dinas di lingkungan Pemerintah Aceh tidak mengganggu pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) 2017.

"Kendati sebagian besar kepala dinas yang diganti tersebut merupakan panitia Penas KTNA, namun pergantiannya tidak mengganggu kegiatan nasional tersebut," kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Banda Aceh, Senin.

Aceh menjadi tuan rumah Penas KTNA 2017. Kegiatan tersebut dipusatkan di Stadion Lhong Raya, Banda Aceh, berlangsung 6 hingga 11 Mei mendatang.

Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri 35 ribu peserta. Selain dari Indonesia, peserta kegiatan tersebut juga dihadiri dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN.

Gubernur Aceh menegaskan, yang diganti tersebut merupakan personalnya, bukan jabatan. Begitu juga dengan kepanitiaan Penas KTNA, bukanlah persolan dari kepala dinas, tetapi jabatannya.

Jadi, lanjut Zaini Abdullah, siapa pun menjabat kepala dinas yang. Instansinya masuk dalam kepanitiaan Penas KTNA, maka dengan sendirinya yang bersangkutan masuk dalam panitia kegiatan nasional tersebut.

Gubernur Aceh menegaskan, alasan pergantian sejumlah kepala dinas yang dilakukannya pekan lalu tersebut, di antaranya untuk menyukseskan pekan nasional yang dihadiri puluhan ribu kelompok tani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Menurut Zaini Abdullah, dirinya sudah mengecek persiapan Penas KTNA. Namun, mantan petinggi GAM tersebut mengaku kecewa karena persiapannya berjalan lamban.

"Penas KTNA tinggal dua bulan lagi, namun persiapan yang dilakukan sejumlah dinas masih lamban. Pergantian kepala dinas, merupakan satu dari sekian alasan, terutama dalam menyukseskan Penas KTNA," kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

(KR-HSA/H011)

Pewarta: M Haris SA
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017