Sumenep (ANTARA News) - Tabung uap di pabrik tahu milik Addu dan Saruki, keduanya warga Desa Mattanair, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meledak, dan mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

"Selain korban meninggal dunia, terdapat sejumlah korban lainnya yang mengalami luka-luka. Para korban dibawa keluarganya ke Puskesmas Pandian di Kecamatan Kota untuk dirawat," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi di Sumenep, Jawa Timur, Kamis malam.

Pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB, pabrik tahu milik Addu dan Saruki di Dusun Karongkong, Desa Mattanair, Kecamatan Rubaru, diguncang ledakan.

Ledakan tersebut berasal dari tabung uap dan mengakibatkan para pekerja dan orang yang berada di pabrik tahu itu mengalami luka dan satu meninggal dunia.

Sesuai data dari polisi, korban meninggal dunia adalah Jansen Adi Irawan (12), putra Saruki, yang ketika kejadian berada di pabrik tahu.

Sementara korban yang mengalami luka adalah Dayat (40), warga Kabupaten Situbondo; Sahmuni (34), warga Desa Mattanair, keduanya pekerja pabrik tahu; dan Iik (9), warga Desa Mattanair yang berada di lokasi untuk melihat proses pembuatan tahu.

"Pemilik pabrik tahu tersebut, yakni Addu dan Saruki, masih satu keluarga besar atau kerabat," kata Suwardi, menerangkan.

Ia juga mengemukakan, pabrik tahu milik Addu dan Saruki itu masih baru dan mulai beroperasi pada Rabu (5/4).

(KR-ZIZ/I007)

Pewarta: Abd Aziz/Slamet Hidayat
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017