Dortmund (ANTARA News) - Borussia Dortmund mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan pemain bertahan, Marc Bartra, akan absen selama "beberapa pekan" setelah operasi patah pergelangan tangan menyusul tiga ledakan yang terjadi di dekat bus tim sebelum laga Liga Champions, Selasa (11/4) malam.

Pemain Timnas Spanyol itu menjadi satu-satunya pemain yang cedera ketika jendela bus hancur dalam ledakan. Pertandingan antara Dortmund melawan Monaco pun ditunda selama satu hari dan digelar malam ini. Dortmund mengatakan Bartra operasi pada lengannya dan pergelangan tangan Bartra berjalan lancar.

"Kabar baik mengenai Marc Bartra. Pemain BVB yang menderita luka-luka di lengan dan tangannya dalam serangan bom pada hari Selasa, sudah mulai pulih setelah operasi," demikian pernyataan Dortmund, Rabu.

"Melihat kondisinnya, dia baik-baik, direktur olahraga Michael Zorc telah menengok pemain Spanyol itu dalam kunjungan di rumah sakit. Bartra terlihat senang dan sudah bisa bergerak saat banyak rekan satu tim dan ofisial klub yang menjenguknya sejak kemarin," lanjut pernyataan itu.

"Dia akan menonton pertandingan malam ini...Setelah operasi berhasil, pemian Spanyol itu mulai sekarang akan absen selama beberapa pekan sampai dia pulih," demikian Dortmund.

Bartra pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan penggemar melalui sebuah posting di media sosial Instagram pada Kamis.

Adapun ayah Bartra mengatakan pada saat kejadian anaknya mendengar ledakan
keras kemudian asap muncul.

"Dia mulai sakit di bagian kepala dan lengannya banyak luka," kata ayah Bartra. "Dia terkejut. Dia dalam keadaan linglung selama lima menit dan dia tidak tahu apa yang terjadi."

(Baca juga: Bartra alami patah tangan akibat ledakan dekat bus Dortmund)

(Baca juga: Kesaksian kiper Dortmund yang duduk dekat Bartra saat ledakan)


Pewarta: Alviansyah P
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017