Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, ditutup melemah sebesar 9,49 poin seiring dengan aksi ambil untung oleh sebagian pelaku pasar saham.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 9,49 poin atau 0,16 persen menjadi 5.675,80 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 2,89 poin (0,30 persen) menjadi 943,65 poin.

"Sebagian investor yang masih melakukan aksi ambil untung membuat ruang kenaikan pada IHSG kembali tertahan," kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, persepsi dari sebagian investor domestik mengenai IHSG yang valuasinya sudah tinggi menjadi salah satu pemicu aksi ambil untung. Kendati demikian, investor asing yang masih melanjutkan aksi beli saham di pasar domestik menahan pelemahan IHSG lebih dalam.

"Masih adanya aksi beli oleh pelaku pasar asing menahan tekanan IHSG lebih dalam," katanya.

Berdasarkan data BEI, pemodal asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" di pasar saham domestik sebesar Rp848,332 ,iliar pada Selasa (2/5) ini.

Ia menambahkan, kinerja keuangan emiten periode kuartal I 2017 yang relatif masih positif, ekspektasi membaiknya data ekonomi, serta potensi kenaikan peringkat Indonesia dari Standard & Poors (S&P) dapat menjadi sentimen positif bagi IHSG ke depannya.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa data inflasi yang dirilis relatif terkendali, tentunya dapat memberikan ruang bagi IHSG untuk kembali melanjutkan penguatan ke depannya.

"Kondisi perekonomian yang kondusif masih membuka peluang bagi kenaikan IHSG, apalagi investor asing masih terus melakukan aksi beli," katanya.

Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan pada hari ini sebanyak 300.991 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,957 miliar lembar saham senilai Rp7,589triliun.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 135,18 poin (0,70 persen) ke 19.445,70, indeks Hang Seng menguat 81,00 poin (0,33 persen) ke 24.696,13, dan Straits Times menguat 35,67 poin (1,12 persen) posisi 3.211,11.

(T.KR-ZMF/J003)

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017