Gampa Bolaang Mongondow karena aktivitas lempeng laut Sulawesi

Gampa Bolaang Mongondow karena aktivitas lempeng laut Sulawesi

Lokasi pusat gempa di Bolaang Mongondow Utara, Jumat 23 Jun 2017. (ANTARA News/BMKG)

Manado (ANTARA News) - Kepala Stasiun Geofisika Manado Irwan Slamet SSi MSi mengatakan gempa bumi berkekuatan 4,7 skala richter yang mengguncang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara akibat aktivitas lempeng laut Sulawesi.

Dampak gempa tektonik yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa di Gorontalo mengalami guncangan pada skala intensitas II SIG BMKG (II-III MMI).

Artinya, kata dia, guncangannya dirasakan oleh beberapa orang dan berdasarkan informasi yang diterima belum ada kerusakan.

"Terkait dengan peristiwa gempa bumi yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 20:25 WITA belum terjadi aktivitas gempa susulan," katanya.

Dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG.

Sementara itu, khusus masyarakat di daerah pesisir pantai utara wilayah Bolaang Mongondow Utara dan Gorontalo diharapkan tidak terpancing isu karena gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan gempa bumi dangkal," ujarnya.

Jumat (23/6) pukul 19:55:56 WITA wilayah Bolaang Mongondow Utara Sulawesi Utara diguncang gempa bumi tektonik.

Pusat gempa terletak pada koordinat 0.94 LU - 123.19 BT, tepatnya di darat pada jarak sembilan kilometer barat laut Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada kedalaman 29 kilometer.

Pewarta: Karel A Polakitan
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Pemudik tujuan Bitung dan Manado padati Pelabuhan Ahmad Yani Ternate

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar