Apel siaga antisipasi bencana jelang Imlek

Apel siaga antisipasi bencana jelang Imlek

Arsip: Pemain kesenian Barongsai menghibur pengunjung sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Kuta, Bali, Minggu (11/2/2018). Pementasan Barongsai tersebut digelar pengelola pusat perbelanjaan untuk memeriahkan Hari Raya Imlek sekaligus menjadi daya tarik pengunjung dan wisatawan khususnya wisatawan asal Tiongkok. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Pangkalpinang (ANTARA News) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar apel kesiapsiagaan, guna mengantisipasi bencana alam selama musim pancaroba dan menjelang Perayaan Imlek di daerah itu.

"Dua tahun terakhir ini kejadian bencana alam seperti banjir, angin kencang dan lainnya terjadi menjelang Imlek," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Antariksa usai menggelar apel kesiapsiagaan di Pangkalpinang, Rabu.

Selain menggelar apel kesiapsiagaan, BPBD juga menggelar rapat koordinasi penangganan bencana alam selama musim pancaroba.

"Dengan adanya kegiatan ini, maka seluruh petugas BPBD provinsi, kabupaten/kota dan relawan untuk bersiaga agar penanganan korban bencana alam dapat dilakukan dengan cepat," katanya.

Ia mengatakan bencana alam yang diwaspadai menjelang Imlek diantaranya banjir rob, angin kencang, kecelakaan kapal akibat cuaca buruk di laut.

Selain itu, bencana alam yang diwaspadai selama musim pancaroba diantaranya kebakaran hutan dan rumah warga.

"Kita sudah menyiagakan personil dan mobil pemadam kebakaran 24 jam sebagai antisipasi kebakaran hutan, semak belukar dan rumah warga akibat korsleting arus pendek listrik," katanya.

Ia mengimbau masyarakat juga waspada dan melapor kepada petugas apabila terjadi kejadian bencana alam, agar penanganan bencana tersebut dapat dilakukan secara cepat untuk menimalisir kerugian akibat bencana itu.

"Kita dalam waktu dekat ini akan menyosialisasikan potensi dan penanganan bencana alam kepada masyarakat, agar mereka selalu siaga dan tahu apa yang akan dilakukan disaat terjadinya bencana alam," katanya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar