Cak Imin diserahi mandat maju capres atau cawapres 2019

Cak Imin diserahi mandat maju capres atau cawapres 2019

Dokumentasi Presiden Bertemu Muhaimin Iskandar Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/11/2016). Pertemuan tersebut diantaranya membahas RUU Pemilu, perkuatan sistem pemerintahan presidensil dan masalah komunikasi politik dengan partai pendukung yang akan diintensifkan. (ANTARA /Puspa Perwitasari)

Jakarta (ANTARA News) - Koalisi Umat Sumatera Utara memberikan mandat kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menyatukan umat Islam yang kini tampak terpecah belah atas kepentingan politik.

"Hari ini Ketua Umum kami Muhaimin Iskandar menerima mandat untuk menyatukan umat dari Koalisi Umat Sumatera Utara," ujar Ketua DPP PKB Jazilul Fawaidz dalam siaran pers DPP PKB di Jakarta, Minggu.

Jazilul mengatakan amanah tersebut merupakan amanah yang berat sebab diberikan oleh para ulama, ustad hingga guru pengajian.

Menurut Jazilul, mandat itu diserahkan oleh Ustad Jaharudin Batubara, Mustasyar NU, sebagai juru bicara Koalisi Umat.

"Harapan mereka kepada Cak Imin agar dapat menjadi capres ataupun cawapres di 2019 nanti," kata Jazilul.

Dia mengatakan koalisi tersebut juga menggagas Poros Islam Kebangsaan, sebagai penyatuan politik umat untuk agenda nasional 2019.

Adapun Koalisi Umat ini merupakan persatuan dari berbagai institusi agama yaitu NU, Al Wasliyah, Muhammadiyah, Badan Koordinasi Majlis Taklim, Badan Koordinasi Mubaligh Sumut, MUI, para guru agama dan banyak lagi.

Jazilul mengungkapkan, para ulama dalam koalisi merasa saat ini umat Islam terkotak-kotak. Para ulama mengatakan aspirasi umat Islam belum sepenuhnya terakomodasi oleh pemerintah saat ini.

Oleh karena itu Koalisi Umat Sumatera Utara berencana menggagas Poros Islam Kebangsaan, dengan harapan dapat menjadi sarana persatuan umat dalam agenda politik nasional.

Para ulama juga meminta Cak Imin dapat meningkatkan SDM umat Islam melalui peningkatan kualitas pendidikan diniyah dan pesantren. Serta memperjuangkan perbaikan ekonomi umat dan akses usahanya.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar