Pengamat: Prabowo Subianto tidak berakhir jadi "king maker"

Pengamat: Prabowo Subianto tidak berakhir jadi "king maker"

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

... Harus diakui, hingga hari ini Prabowo masih berada dalam posisi pesaing paling potensial bagi Jokowi...
Jakarta (ANTARA News) - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ade Haryadi, menyatakan, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tidak akan berakhir sebagai king maker atau tidak maju dalam Pemilu 2019.
        
"Kemungkinan Prabowo jadi king maker itu bisa saja terjadi jika Gerindra gagal membangun koalisi yang efektif dan tidak mendapatkan calon wakil presiden yang bisa mendongkrak elektabilitas. Namun, sinyal itu belum terlihat," kata dia, di Jakarta, Rabu. 
        
Dia menilai, konsolidasi yang aktif dilaksanakan Prabowo belakangan ini justru dapat dimaknai sebagai upaya pemantapan konsolidasi politik guna mendukung langkah dia dalam Pemilu 2019.
       
"Harus diakui, hingga hari ini Prabowo masih berada dalam posisi pesaing paling potensial bagi Jokowi dalam Pilpres 2019. Masih besar kemungkinan bagi Prabowo untuk tetap maju sebagai calon presiden," ujar dia. 
 

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar