KPK kumpulkan Rp16,55 miliar dari lelang barang rampasan

KPK kumpulkan Rp16,55 miliar dari lelang barang rampasan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo (kanan) bersama Jaksa Agung H.M. Prasetyo (tengah) dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kiri) menunjukkan dokumen penyerahan saat serah terima hibah barang rampasan dari beberapa perkara korupsi dan TPPU yang pernah ditangani kepada Kejaksaan Agung di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (24/7/2018). KPK menyerahkan barang rampasan ke Kejagung dengan total nilai barang rampasan melalui mekanisme PSP tersebut mencapai sekitar Rp3,5 miliar berupa mobil dan rumah. (ANTARA /Reno Esnir)

Hari ini kami berhasil melelang Rp16,55 miliar...
Jakarta (ANTARA News) - KPK mengumpulkan Rp16,55 miliar dari lelang 23 paket barang rampasan atau sitaan senilai total Rp46 miliar.

"Hari ini kami berhasil melelang Rp16,55 miliar, kita tidak memasang target tapi kita harap barang ini cepat laku maka negara tidak perlu mengeluarkan uang untuk merawat aset. Nilai limit total barang adalah Rp46 miliar dengan capaian Rp16 miliar itu sudah Alhamdulilah," kata Koordinator Unit Kerja Alat Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK Irene Putri di gedung KPK Jakarta, Rabu.

Dari barang-barang yang laku dilelang itu di antaranya adalah kain kiswah (penutup Ka'bah) yang dirampas dari mantan Menteri Agama Suryadharma Ali laku hingga Rp450 juta dari harga penawaran awal Rp22,5 juta.

"Dari lelang itu ada nilai yang bisa di-'recovery', misalnya, tadi kain kiswah yang sebenarnya nilainya itu Rp22,5 juta tapi hari ini bisa laku Rp450 juta, ini nilai luar biasa, juga 1 unit mobil yang nilai awalnya Rp700 juta jadi di atas Rp1 miliar, jadi harus dilihat 'item' barang yang laku," kata Irene.

Namun tidak semua 23 paket barang yang dilelang laku dibeli oleh masyarakat, salah satu hambatannya adalah tanah dan bangunan yang ditawarkan tidak ada Surat Hak Milik (SHM) atau ketiadaan BPKB dan STNK untuk kendaraan bermotor.

"Barang-barang ini adalah bentuk penyitaan yang dilakukan penyidik, saat penyitaan ada yang sukarela menyerahkan BPKB dan STNK, atau misalnya saat penggeledahan ditemukan, ada yang hingga persidangan berakhir tidak mau menyerahkan tapi tidak mengurangi hasil lelang itu sendiri, karena dengan berita acara (BA) lelang cukup untuk mengurus surat, sama dengan tanah tidak ada SHM tapi BA lelang cukup untuk balik nama dari aset itu," kata Irene.

Hingga Juni 2018 KPK sudah menyetor Rp316 miliar dari pelelangan barang rampasan dan uang yang berasal dari para narapidana kasus korupsi.

Kain kiswah berwarna hitam berukuran 80x59 cm bertuliskan lafaz atau kaligarfi Arab berwana kuning emas dengan kain pelapis belakang berwarna hijau dijual dengan harga permulaan Rp22,5 juta. 

Kain kiswah itu diperoleh Suryadharma Ali dari pengusaha Arab Saudi Mukhlisin dan Cholid Abdul Latief sebagai imbalan karena Suryadharma menunjuk sejumlah majmuah (konsorsium) penyedian perumahan di Jeddah dan Madinah sesuai dengan keinginannya sendiri menggunakan plafon dengan harga tertinggi sehingga menyebabkan kerugian negara hingga 15,498 juta riyal.

"Kiswah ini kita tahu bahwa sebagai orang muslim bahwa itu adalah suatu ibaratnya koleksi terbaik, karena tutupnya kaabah. Saya ingin untuk koleksi di rumah, jadi Rp450 juta itu kalau kita nilai di Mekah lebih mahal dibanding dari harga yang di KPK ini," kata pemenang lelang HR Muhammad Jufri Saad.

Sedangkan mobil yang terjual senilai Rp1,01 miliar adalah milik mantan Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian merek Mercedes Benz nomor polisi B-8400-GK tipe GL400 AT(X166)  CKD model Jeep L.C.HDTP tahun 2014 yang nilai awalnya adalah Rp711 juta.

Baca juga: KPK lelang 23 barang rampasan, dari kain kiswah sampai batu akik
Baca juga: Ini barang-barang rampasan KPK yang dilelang hari ini

 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Istana finalisasi nama anggota Dewas KPK

Komentar