10 orang meninggal di Peru akibat santap makanan tercemar

10 orang meninggal di Peru akibat santap makanan tercemar

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA.

Lima  (Antara/Reuters) - Sedikitnya 10 orang meninggal dan sejumlah orang lagi jatuh sakit setelah menyantap makanan yang tercemar di acara pemakaman di Andes Peru, kata pihak berwenang pada Selasa.

Makanan itu tampaknya telah mengandung organoposfat, zat kimia yang digunakan dalam pestisida, kata Menteri Kesehatan Silvia Pessah di radio lokal RPP.

Sebanyak 10 dari 50 orang yang sakit di acara pemakaman di desa San Jose de Usha pada Senin, telah meninggal dan delapan orang masih dalam kondisi kritis, kata lembaga pertahanan sipil Peru Indeci di Twitter.

Pihak berwenang mengevakuasi para pasien dari rumah sakit di pedesaan di Ayacucho, kampung halaman para petani yang berbicara bahasa asli Quenchua di kawasan Andes, Peru selatan.

Penyebab kematian itu akan diketahui setelah otopsi dilakukan, kata Jorge Chavez, kepala lembaga pertahanan sipil Peru, di RPP.

Menurut Pessah, sudah terjadi dua insiden keracunan zat kimia organoposfat di kawasan yang sama dalam beberapa bulan terakhir.

Pada tahun 2013, sebanyak 23 anak sekolah Indian meninggal setelah menyantap makanan tercemar zat monocrotophos pestisida, senyawa berasal dari keluarga organoposfat.

Abel Salinas, mantan menteri kesehatan, mengatakan di RPP, tragedi tersebut merupakan peringatan bahwa wadah yang mengandung bekas pestisida jangan pernah digunakan dalam menyiapkan makanan.

Suntingan oleh M Anthoni

Pewarta:
Editor: Bambang Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar