Balai Arkeologi sosialisasikan hasil penelitian ke siswa

Balai Arkeologi sosialisasikan hasil penelitian ke siswa

Sejumlah warga Dusun Cawang Baru, Kelurahan Muarasiban, Kota Pagaralam, Sumsel, melihat temuan megalit di kebun kopi, berupa arca yang diperkirakan berbentuk seorang prajurit masa Kerajaan Sriwijaya, Selasa (6/3). (FOTO ANTARA/Asnadi M Aridi)

kami sosialisasi hasil penelitian mengenai kerajaan Sriwijaya kepada masyarakat khususnya pelajar,
Palembang (ANTARA News) - Balai Arkeologi Sumatera Selatan menyosialisasikan hasil penelitian mengenai Sriwijaya kepada para siswa yang berasal dari sejumlah sekolah menengah atas di kota Palembang.

"Hari ini kami sosialisasi hasil penelitian mengenai kerajaan Sriwijaya kepada masyarakat khususnya pelajar, jadi pesertanya siswa/siswi SMA/SMK," kata Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Budi Wiyana di Palembang, Kamis.

Menurut dia, pihaknya mengundang 20 sekolah SMA/SMK yang terdiri atas satu guru pendamping dan dua orang siswa, jadi masing-masing tiga orang pesertanya.

Untuk sosialisasi itu juga ada narasumber dan pihaknya juga membagikan alat peraga pendidikan zaman prasejarah, tetapi replikanya saja, katanya.

Ia menyatakan dengan begitu para peserta bisa memanfaatkan itu, ketika pelajaran sejarah bisa menjelaskannya, karena tanpa melihat bentuknya rasanya kurang.

Melalui alat peraga pendidikan itu bisa membantu siswa dengan melihat bentuknya dengan replika tersebut.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga membuat poster untuk memberikan informasi kepada para siswa tersebut, "Kami juga membuat komik supaya menarik yang bercerita tentang mencari ibukota Sriwijaya," ujarnya.

Baca juga: Pembukaan SEAG akan tampilkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya
Baca juga: Palembang diusulkan jadi pusat kebudayaan ASEAN


Alat-alat prasejarah yang digunakan pada zaman dahulu dan juga ada video pendek yang bercerita tentang alat tersebut.

Jadi, sosialisasi ini memang khusus tentang Sriwijaya hasil penelitian terakhir di Sumsel seperti pantai timur, tuturnya.

Ia menyampaikan, dari sosialisasi dilakukan tersebut ternyata pesertanya banyak yang tertarik dan nanti akan dibuat semacam grup sehingga bisa tukar menukar informasi.

"Penelitian ini akan terus berjalan dan kalau ada program baru muncul tentunya dilaksanakan," katanya.

Pewarta: Susilawati
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2018

10 Dubes Asean belajar sejarah Kerajaan Sriwijaya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar