counter

Ini penyebab IHSG menguat di tengah bursa dunia turun

Ini penyebab IHSG menguat di tengah bursa dunia turun

Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/1/2018). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 30 poin atau 0,46 persen ke 6.605. (ANTARA /Akbar Nugroho Gumay)

"Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh nama-nama yang telah muncul dalam pasangan calon presiden dan wakil presiden"
Jakarta (ANTARA News) -  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia BEI, Jumat, dibuka menguat sebesar 25,25 poin seiring berkurangnya ketidakpastian sentimen politik di dalam negeri.
    
IHSG dibuka menguat 25,25 poin atau 0,42 persen menjadi 6.090,50. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,20 poin atau 0,54 persen menjadi 965,35.
 
Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa setelah muncul kepastian nama calon presiden (capres) beserta wakilnya diumumkan, sentimen berkaitan dengan politik di pasar keuangan domestik cenderung berkurang, sehingga IHSG menguat.

"Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh nama-nama yang telah muncul dalam pasangan calon presiden dan wakil presiden, situasi itu mengurangi ketidakpastian," katanya.
 
Kendati demikian, lanjut dia, meski sentimen politik diharapkan tidak banyak mempengaruhi pergerakan IHSG, dimungkinkan sejumlah pihak akan memanfaatkan kenaikan harga saham untuk mengambil posisi aksi ambil untung.

Apalagi, ia menambahkan, jika kondisi bursa saham global kembali melemah, maka IHSG pun terbuka peluang untuk kembali bergerak ke area negatif.
 
Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan pengumuman calon pasangan presiden penting bagi investor sebagai acuan kebijakan investasi ke depannya.

"Selanjutnya, investor menangti program kerja dari masing-masing calon. Harapannya, program infrastruktur masih akan terus berlanjut," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei turun 84,31 poin (0,37 persen) ke 22.514,08, indeks Hang Seng menguat 23,61 poin (0,88 persen) ke 28.630,92, dan indeks Strait Times melemah 41,36 poin (1,24 persen) ke posisi 3.285,38.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar