Merasa lebih muda ternyata baik untuk kesehatan

Merasa lebih muda ternyata baik untuk kesehatan

Sejumlah warga memanfaatkan sarana olahraga di taman Fitness Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/12). Taman Fitness merupakan salah satu taman tematik yang dibangun pemerintah kota Bandung untuk merevitalisasi taman serta memberikan sarana olahraga kepada masyarakat luas. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah studi menemukan bahwa merasa lebih muda bisa membantu harapan hidup lebih panjang dan bermanfaat untuk mereka yang telah berusia lanjut. 
 
Adapun yang bisa Anda lakukan untuk menjaga pikiran tetap muda adalah dengan mengontrol diri Anda.

"Pada hari-hari ketika Anda merasa lebih terkontrol untuk Anda - Anda cenderung merasa lebih muda," kata Jennifer Bellingtier, seorang peneliti psikologi di Friedrich Schiller University di Jerman. 

Dalam studi ini, Bellingtier melakukan survei pada 116 orang dewasa, berusia 60-90 tahun dan 106 orang dewasa berusia 18-36 tahun, setiap hari selama sembilan hari. Setiap kali, peneliti bertanya usia para partisipan, bagaimana mengendalikan kehidupan dan apa yang mereka rasakan hari itu.

Pada hari-hari partisipan merasa lebih bisa mengendalikan hidup mereka, orang cenderung merasa lebih muda. Hal ini dapat meningkatkan kesehatan mental dan pada gilirannya memotivasi orang untuk membuat pilihan yang sehat. 

"Ketika Anda merasa lebih terkontrol, Anda merasa lebih muda, dan kemudian merasa seperti Anda dapat mencapai lebih banyak hal. Ini bisa memotivasi seseorang berolahraga atau memilih makanan bergizi," kata Bellingtier. 

Bahkan, sesuatu yang sederhana seperti memikirkan secara kritis tentang semua kegiatan sehari-hari - mulai dari saat dia bangkit dari buku yang dia baca - dapat membantunya merasa lebih mampu mencapai berbagai hal. 

Merasa lebih muda dari usia Anda yang sebenarnya juga berhubungan dengan risiko demensia yang lebih rendah dan kesehatan mental yang lebih baik. 

Penelitian lain yang dipresentasikan pada konferensi APA menemukan bahwa aktivitas fisik - khususnya berjalan kaki - dikaitkan dengan usia subyektif yang lebih rendah di antara orang dewasa usia 35- 69 tahun. Interaksi sosial juga dapat membantu orang dewasa lanjut usia merasa lebih muda. 

Kabar baiknya adalah kebanyakan orang dewasa yang sudah lanjut usia cenderung merasa lebih muda, kata Bellingtier. Di antara kelompok yang lebih tua dalam penelitiannya, sekitar 91 persen orang melaporkan merasa lebih muda dari usia kronologis mereka, demikian Time.
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar