Pelantikan calon Gubernur Jateng terpilih diajukan

Pelantikan calon Gubernur Jateng terpilih diajukan

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo (kiri) berjabat tangan dengan pasangan calon terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua kanan) dan Taj Yasin (kanan), pada rapat pleno terbuka penetapan paslon gubernur dan wakil gubernur terpilih dalam Pilgub Jateng, di Kantor KPU Jateng, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/7/2018). (ANTARA /R. Rekotomo)

Semarang (ANTARA News) - Pelantikan pasangan calon Gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, diajukan dari rencana semula 17 September 2018 menjadi dua hari kedepan.

"Tadi malam di Lombok pada saat kita meninjau penanganan bencana, Pak Presiden menonton penutupan Asian Games 2018, Pak Seskab (Sekretaris Kabinet Pramono Anung, red) menyampaikan pelantikannya maju tanggal 5 September 2018, terus saya konfirmasikan, kebetulan saya bareng dengan Pak Presiden," kata Ganjar Pranowo saat dikonfirmasi melalui telepon dari Semarang, Senin.

Terkait dengan informasi pengajuan pelantikan calon Gubernur Jateng terpilih yang beredar di berbagai kalangan tersebut, Ganjar mengaku sudah mengetahuinya sejak kemarin.

"Kemarin secara informal disampaikan kepada Pemprov (Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, red) dan saya dikabari," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Ganjar tidak tahu pasti mengenai alasan pengajuan pelantikan calon Gubernur Jateng terpilih tersebut, namun berdasarkan informasi yang diperoleh, Presiden Jokowi direncanakan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri pada 17 September 2018.

Rencananya, pelantikan calon Gubernur Jateng terpilih bersama enam gubernur dari provinsi lain oleh Presiden Jokowi akan dilaksanakan di Istana Negara Jakarta.

Enam gubernur lainnya yang bakal dilantik yakni Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Papua, Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Gubernur Bali.

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar